Diterjang Angin, Padi Di Semin Roboh

oleh -
iklan dispar
Petani di wilayah Kecamatan Semin melakukan panen lebih awal karena padi roboh. KH/ Kandar
Petani di wilayah Kecamatan Semin melakukan panen lebih awal karena padi roboh. KH/ Kandar

SEMIN, (KH)— Akibat adanya hujan disertai angin yang terjadi dua hari yang lalu, tanaman padi milik warga di wilayah Semin roboh. Sehingga sebagian besar petani terpaksa melakukan panen lebih awal.

Sebagaimana penuturan Paino warga Padukuhan Ngasem, Desa Karangsari ini, meski tanaman padi miliknya semestinya butuh beberapa waktu lagi untuk dipanen, tetapi ia terpaksa melakukannya sekarang.

“Kalau menunggu hingga waktunya pas, takutnya bulir padi membusuk sehingga tidak dapat dimakan,” katan Paino, Sabtu, (18/6/2016).

Di wilayah lain, di Desa Pundongsari juga demikian, sebagian besar tanaman padi yang telah berumur menjelang masa panen rata dengan tanah setelah terkena amukan angin kencang.

“Terjandinya hujan disertai angin sekitar pukul 15.00 WIB pada Kamis, (16/6/2016) lalu, tanaman padi saya roboh semua,” keluh Subagyo.

Karena umur padi masih begitu muda untuk dipanen, maka ia mengikat batang padi supaya tegak, dengan harapan tangkai beserta bulir padi tidak terendam air.

“Kalau milik saya masih terlalu muda untuk di panen, dengan diikat semoga masih bisa selamat,” harapnya.

Ditemui terpisah, Kades Pundongsari, Eckwan Mulya memprediksi, meski tidak seluruhnya, hampir sebagian besar tanaman padi petani di wilayahnya yang sudah cukup umur roboh terkena angin kencang.

“Ada sebagian lain yang selamat, terutama yang umurnya masih muda. Kalau yang roboh kira-kira lebih dai 3 hektar,” ungkapnya. (Kandar)

Komentar

Komentar