Danais Untuk Pembangunan Taman Budaya Agar Seniman Tak Lagi Melacur

oleh -
Sugeng Riyadi, pendidik sekaligus perupa Gunungkidul. KH/ Kandar
kadhung tresno
Sugeng Riyadi, pendidik sekaligus perupa Gunungkidul. KH/ Kandar
Sugeng Riyadi, pendidik sekaligus perupa Gunungkidul. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)— Keprihatinan para pegiat dunia seni di Gunungkidul akan minimnya fasilitas dalam berekspresi, meliputi kegiatan pameran dan pertunjukan dalam berkesenian sepertinya akan hilang.

Sebab, Bupati Gunungkidul Hj. Badinngah S. Sos beberapa waktu lalu dalam sebuah kesempatan pada acara pameran seni mengutarakan hal berupa kabar baik bagi para senian dan pecinta seni di Gunungkidul.

Badingah menuturkan, bahwa ada dana sebanyak Rp. 25 Milyar yang akan digunakan untuk pembangunan taman budaya. Sebuah wadah meliputi bangunan sebagai ruang ekspresi seni, baik berupa pameran atau seni pertunjukan.

“Kita akan beli tanah untuk mendirikan taman budaya, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pegiat seni dan pecinta seni serta tentunya hiburan bagi masyarakat luas,” kata Badingah.

Menanggapi hal ini, salah satu seniman Gunungkidul, Sugeng Riyadi dengan antusias menyambut baik rencana pemerintah tersebut. Ia sangat berharap apa yang disampaikan bupati benar-benar terealisasi.

“Mengenai euforia wisata di Gunungkidul cukup luar biasa, maka seni dan budaya harus menjadi faktor pendukung perkembangan wisata tersebut, berjalan berdampingan dalam satu rel,” Kata Sugeng, Senin, (8/8/2016).

Menurutnya, apa yang disampaikan bupati terdengar sangat menggembirakan, apabila memang ada pembebasan tanah maka dia berharap mengenai kriteria letaknya sesuai dengan usulan para seniman, diantaranya dekat dengan kota, mudah diakses, atau lebih utama berada di jalur wisata.

Kemudian, sambung salah satu penggagas Ikatan Perupa Gunungkidul (IPG) ini, mengenai konsep pembangunan gedung baik gedung pameran dan gedung pertunjukan pihaknya meminta kepada pemda meski tidak dilibatkan secara langsung, minimal dimintai pendapat atau usulan.

“Bukan seperti gedung-gedung yang ada pada saat ini seperti Gor Siyono atau Gedung kesenian itu, kalau untuk pameran itu kurang cocok,” ungkapnya.

Sugeng menambahkan, taman budaya memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai wahana apresiasi dan edukasi melalui seni. Dirinya juga sangat yakin kreativitas seniman akan semakin jauh berkembang dengan adanya taman budaya tersebut.

Guru SD ini menyebutkan banyaknya manfaat yang dapat diraih dari keberadaan taman budaya. Selain pameran seni, dapat menjadi tempat pertunjukan seni dan budaya, wisata edukasi bagi pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa. Mereka akan belajar mengenai pengetahuan tentang seni, serta bagaimana memberikan apresiasi terhadap karya seni.

“Saat ini para seniman seolah-olah melacur, mereka berada di titik-titik tertentu mencari para apresiator, karena tidak terwadahi dalam suatu tempat,” imbuh Sugeng. (Kandar)

Komentar

Komentar