Canyoning Di Gunungkidul, Liburan Seru Naikkan Adrenalin

oleh -
Salah satu spot Canyoning Gunungkidul.
kadhung tresno
Salah satu spot Canyoning Gunungkidul.
Salah satu spot Canyoning Gunungkidul.

WONOSARI, (KH)Canyoning atau dikenal juga dengan nama Canyoneering adalah olah raga mengarungi canyon atau air terjun, dengan berbagai cara atau teknik seperti berjalan, merayap, memanjat, melompat, menuruni tebing air terjun dengan tali, dan berenang.

Olah raga ini, di Gunungkidul sendiri sebenarnya bisa dibilang sudah cukup digemari oleh para penggiat alam bebas, namun belum begitu populer. Berbeda dengan olah raga alam bebas lainnya yang sudah cukup dikenal seperti Caving, Panjat tebing, Rafting dan lainnya.

Depri Eka salah satu penggiat Canyoning mengatakan, spot Canyoning di Gunungkidul bisa dibilang sifatnya musiman, kecuali di Air Terjun Sri Getuk, meski memang debit besar kecilnya air dipengaruhi air hujan.

“Dua lokasi lain di Air terjun Curug Gede Ngoro-oro, Patuk dan kawasan Pantai Jogan, Desa Purwodadi, Tepus. Dua lokasi ini airnya terbilang stabil saat musim penghujan saja,” Katanya, Minggu, (20/12/2015).

Lebih lanjut disampaikan, Canyoning  di Gunungkidul yang biasa dilakukan adalah dengan menuruni air terjun dengan teknik turun tebing berupa rapelling dan tali-temali atau bisa juga dengan menggunakan teknik SRT (Single Rope Technic).

Olahraga atau petualangan ini tergolong ekstrim dan beresiko sehingga perlu adanya fasilitator atau pendamping, karena memang dalam pelaksanaannya perlu teknik khusus yang biasa dilakukan oleh orang yang berpengalaman dibidang ini.

Bagi pemilik hobi petualangan dan memiliki nyali serta suka momen naiknya degup jantung, dapat mencoba wisata minat khusus Canyoning di Gunungkidul, kegiatan dapat dijadikan pengisi liburan tahun ini yang mengesankan. (Kandar)

Komentar

Komentar