Bupati Minta Toyota Camry Ditukar Air

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.Bupati Gunungkidul Hj Badingah S.Sos menolak keras pembelian kendaraan dinas untuknya berupa Toyota Camry, meskipun anggarannya sudah dimasukan dalam APBD 2014. Badingah menolak, dan berharap anggaran untuk membeli Toyota Camry ditukar untuk membeli air.

“Mobil Fortuner saja saya sudah cukup, mending uang tersebut untuk menyuplai kebutuhan masyarakat seperti air, biaya kesehatan, infrastruktur desa wisata. Ya untuk kesejahteraan rakyat saja,” kata Badingah, Minggu (6/7/2014).

Orang nomor satu di Kabupaten Gunungkidul ini mengungkapkan mobil Fortuner sudah cukup untuk kondisi Gunungkidul yang memiliki medan terjal naik turun gunung dan berbatu. “Fortuner ini saja sudah tangguh,” ucapnya.

Pembatalan pembelian mobil tersebut juga dibenarkkan oleh Sekretaris DPPKAD (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah) Gunungkidul, Hermanto Yustianto. Dia mengatakan, meskipun sudah dimasukkan dalam APBD 2014, rencana pembelian mobil mewah untuk bupati kemungkinan besar urung dilaksanakan. “Bupati tidak menghendakinya,” katanya.

Lebih lanjut kata Hermawan, setelah mobil untuk bupati tidak jadi dibeli, pemerintah hanya membeli 8 unit kendaaan dinas. Pemerintah menganggarkan Rp 1.680.000.000,00. “Kendaraan sudah kita serahkan ke masing-masing dinas, setiap unitnya sekitar Rp. 210 juta, berupa Toyota Rush,”terangnya.

Delapan kepala dinas yang akan mendapatkan kendaraan dinas baru yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan ESDM, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB, dan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar