Bom Molotov Jatuh di Depan Rumah Pendeta

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Sebuah bom molotov yang diduga akan digunakan sebagai tindak kejahatan diamankan di Mapolres Gunungkidul. Bom molotov yang dibuat dari botol bir warna hijau ditemukan di Padukuhan Rejosari, Baleharjo, Wonosari, Kamis (24/7/2014) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan, pihaknya tidak mau banyak berspekulasi terkait penemuan tersebut. Untuk mengungkap motif dan tujuan percobaan pelemparan pihaknya kini masih terus melakukan penyelidikan.
“Kita belum  bisa memastikan bom molotov tersebut akan dilempar ke mana, dan ditujukan kepada siapa, karena belum jelas arah pelemparan oleh pelaku, cuma kebetulan bom ditemukan di depan rumah pendeta,” ungkap Faried siang tadi.
Menurut sejumlah saksi, kata Kapolres, bom Molotov dibawa oleh orang tidak dikenal yang menaiki dua sepeda motor. Upaya kejahatan tersebut dapat dicegah setelah warga yang  sedang melakukan siskamling mengetahui dan berteriak hingga bom molotov terjatuh.
Lanjut Kapolres, meski percobaan pelemparan bom diketahui di dekat rumah pendeta, pihaknya tidak akan berandai-andai dan gegabah dalam mendalami kasus tersebut. Barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk kepentingan penyelidikan.
Ditemui terpisah Pendeta Suryadi membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan saat kejadian berlangsung, ada lima anggota keluarganya yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Suryadi tidak menyangka kejadian tersebut akan terjadi sebab dia merasa selama ini tidak mempunyai musuh.
“Kejadian persisinya yang mengetahui para peronda, kita tahu sudah ada banyak polisi katanya ada bom molotov yang akan dilempar,” papar Suryadi.
Meski demikian, Suryadi mengaku menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada pihak kepolisian. Dia berharap kasus tersebut dapat segera terungkap dan pelaku segera dapat diproses secara hukum. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar