Bocah Tujuh Tahun Meninggal Dunia, di Dalam Rumah Ditemukan Ular

oleh -
Ular
Suasana takziah kematian Ayla. Insert: ular yang ditemukan di dalam rumah korban. (dok. Polsek Ngawen)

NGAWEN, (KH),– Ajal menjemput anak berusia 7 tahun asal Padukuhan Tungkluk, Kalurahan Beji, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Banyak yang menduga, anak bernama Alya Nidaul Kharima itu digigit ular.

Kapolsek Ngawen, AKP Parliska menginformasikan, mulanya anak pasangan Wicayati (40) dan Sumarna (47) ini mengeluh sakit di bagian perut.

“Pada hari Selasa tanggal 18 Januari 2022 sekitat pukul 24.00 WIB korban di dalam kamar mengeluh sakit perut. Kemudian orang tua korban memberi olesan bawang merah ke bagian perut korban,” kata AKP Parliska merunut kronologi hasil assesment, Selasa (18/1/2022) sore.

Lanjutnya, ayah korban sebelumnya mendengar benda jatuh. Dia lantas berinisiatif memeriksa. Dari pemeriksaan ditemukanlah ular berwarna loreng, hitam kombinasi putih di dalam rumah di samping kamar korban.

Ular yang dikenal dengan sebutan Ular Welang tersebut kemudian di bunuh. Selanjutnya, karena sakit korban tidak mereda, orang tua kemudian membawanya ke klinik di wilayah setempat.

“Namun tidak ada perubahan, si anak kemudian dirujuk ke RSU Islam Cawas. Setiba di RSU Islam Cawas kurang lebih sekitar pukul 02.20 WIB. Setelah diperiksa korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” terang kapolsek.

Salah satu kerabat yang ikut mengantar ke rumah sakit sempat memeriksa jasad Alya. Pemeriksaan itu dilakukan setelah mendengar cerita dari ayah korban yang menemukan ular.

“Dari hasil pemeriksaan, berdasar keterangan saksi didapati bahwa di pergelangan kaki kiri korban terdapat 2 sampai 3 bekas luka yang menyerupai gigitan ular. Saksi dan orang tua korban kemudian menduga kematiannya akibat gigitan ular,” papar kapolsek.

Kedua orang tua pasrah atas musibah itu. Pagi harinya, jenazah kemudian dikebumikan. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar