Bisnis Tenda Payung di Pantai Menjamur

oleh -
iklan dispar

TANJUNGSARI, kabarhandayani,– Bisnis tenda payung di Pantai Baron pada libur Lebaran tahun ini seakan menjamur, sampai-sampai area pasir pantai yang terhubung langsung dengan daratan dan air sungai terlihat menjadi sangat sempit.
Cuaca yang begitu panas memang menyebabkan banyak pengunjung membutuhkan alat peneduh . Ratusan tenda payung yang berjejer, hampir semuanya dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berlindung dari teriknya sinar matahari.
Santoso, pemilik bisnis persewaan tenda payung dan karpet yang mengaku memiliki 20 unit payung ini menyatakan, mendapat berkah rejeki dari libur Lebaran kali ini. Ia mempekerjakan 5 orang untuk mengurusi payung-payung yang dimilikinya.
“Tak pasti setorannya berapa, kadang terserah mereka saja mau ngasih berapa. Kadang satu orang ada yang ngasih Rp 50 ribu, kadang-kadang juga ada yang Rp 60 ribu,” ujar Santoso, Minggu (3/8/2014).
Sementara, Rukini salah satu orang kepercayaan Santoso yang menjajakan tenda payung bagi para wisatawan di pasir pantai mengaku cukup bahagia dengan ramainya kunjungan wisatawan di Pantai Baron. Ia  dalam sehari bisa menyewakan pada puluhan pengunjung dari 4 payung yang ia kelola.
“Ya pokoknya lumayan lah, kita juga tidak merasa dikejar-kejar setoran soalnya,” kata Rukini.
Bisnis jasa tenda payung memang cukup dianggap bisa memberikan maanfaat secara ekonomi. Sayangnya, tata letak payung-payung ini, khususnya di sebelah utara aliran air sungai yang memotong pasir pantai, terlihat sangat berdesakan sehingga keleluasaan wisatawan ketika melintas jadi terganggu.
Meski tenda payung ini  bisa membantu perekonomian warga, sebaiknya dilakukan penataan ulang, agar keberadaan payung-payung itu tidak mengganggu kenyamanan pengunjung dan tetap pada fungsinya untuk menambah kenyamanan wisatawan dan bukan sebaliknya.(Maryanto/Tty)

Komentar

Komentar