Bisnis Persewaan Alat Snorkling di Pantai Selatan Prospektif

oleh -
Pantai Sadranan, salah satu spot snorkling di pantai selatan Gunungkidul. Foto: Juju.
iklan dispar
Pantai Sadranan, salah satu spot snorkling di pantai selatan Gunungkidul. Foto: Juju.
Pantai Sadranan, salah satu spot snorkling di pantai selatan Gunungkidul. Foto: Juju.

TEPUS,(KH)— Usaha penyewaan alat untuk menyelam (diving) maupun alat bantu berenang (snorkling) di Pantai Selatan Gunungkidul sangat prospektif. Pasalnya, hampir setahun terakhir banyak bermunculan destinasi baru snorkling di beberapa pantai selatan di Gunungkidul.

Selain di Pantai Nglambor di Desa Purwodadi, snorkling juga dapat dinikmati di Pantai Sadranan Desa Sidorejo Tepus. Indahnya panorama alam bawah laut dapat dinikmati di pantai tersebut. Momen ini dimanfaatkan para pengelola persewaan snorkling untuk meraih keuntungan.

Salah satu pengelola persewaan alat snorkling Yudiyono mengatakan, ada 12 operator yang menyewakan alat snorkling di Pantai Sadranan dan Pantai Slili. Dengan memakai kios-kios kecil, mereka menunggu wisatawan yang datang di seputaran Pantai Sadranan dan Slili.

“Ada 3 operator di Pantai Slili, dan 9 operator di Pantai Sadranan, tetapi semua aktivitas snorkling semua di Sadran,” kata pria yang akrab dipanggil Pak Bob ini, Sabtu (18/4/2015).

Warga Bintaos Sidorejo Tepus ini menambahkan, harga sewa peralatan snorkling dimasing-masing operator berbeda-beda. Sebab, ada yang menawaran alat snorkling saja, ada juga operator yang memberikan bonus wisatawan dengan memberikan foto under water.

“Harga yang dipatok berbeda, tergantung fasilitas kelengkapan operator dan mutu alat yang digunakan,” papar pria berambut gimbal ini.

Saat akhir pekan tiba, lanjut Bob, seluruh alat snorkling yang dimiliki masing-masing operator semuanya dikeluarkan. Bahkan setiap operator menyediakan 25 hingga 30 alat untuk mencukupi permintaan wisatawan.

“Kita memang sudah sepakat dengan operator lainya masalah harga. Jadi disini kami mencari rejeki tidak saling menjatuhkan,” ucap pria yang memiliki hobby surfing ini.

Bob mengaku, menyewakan alat snorkling di Pantai Selatan memang menjanjikan. Setiap akhir pekan tiba pendapatan bersih yang dia terima kisaran Rp 400 hingga 500 ribu per hari. “Di sini wisatawan yang sewa alat tidak kami batasi, pokoknya sepuasnya,” ungkapnya.

Untuk menarik wisatawan, Bob menyediakan foto under water yang hanya dipatok dengan harga Rp. 10.000 saja. Dengan foto tersebut, momen saat menyelam didasar laut dapat diabadikan. “Sewa alat dan foto kita bandrol Rp 35.000, sedangkan jika tanpa foto Rp.25.000 saja,” terangnya.

Sementara salah satu wisatawan asal Kecamatan Ponjong, Shinta Ardian mengungkapkan, panorama bawah laut Pantai Sadranan sangat luar biasa, selain pentainya yanh bersih, pantai masih sangat asri dan cocok untuk refresing menghabikan waktu akhir pekan.

“Pantai ini (Sadranan) memang sudah selayaknya dikembangkan. Sebab, selain akan lebih menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke Gunungkidul, juga akan membuka berbagai peluang usaha,”katanya singkat. (Juju)

Komentar

Komentar