Bediding dan Cara Mengatasi Efeknya pada Kulit

oleh -
iklan dispar

Penulis: SUMARYANTO

KABARHANDAYANI,– Musim bediding bagi warga Gunungkidul merupakan sebuah ungkapan untuk menggambarkan kondisi di musim kemarau yang ditandai dengan angin cukup kencang, suhu dingin, dan matahari bersinar cerah. Pada masa bediding ini banyak orang percaya begitu banyak penyakit yang muncul akibat pergantian musim.
Selain munculnya berbagai penyakit, salah satu hal yang sering dikeluhkan hampir setiap orang di musim bediding adalah kulit yang terasa kering dan terkadang bersisik. Hal ini paling banyak dirasakan pada kulit kaki, lengan, dan wajah. Untuk keluhan kulit ini biasanya seseorang akan mengandalkan lotion pelembab kulit untuk mengatasinya.
Kulit kering akibat efek alam ini tak nyaman dirasakan. Kadang menimbulkan rasa gatal, kulit menjadi kasar, dan yang pasti akan membuat seseorang menjadi kurang percaya diri.
Keluhan kulit kering ini sedikit berbeda dengan kulit kering  akibat AC. Kulit kering karena AC cenderung lebih mudah diatasi dengan pelembab kulit yang banyak dijual di pasaran.
Ada cara yang lebih alami untuk mengatasi kulit kering dengan efek yang cenderung lebih permanen dibandingkan dengan lotion pelembab kulit yang sifatnya sementara. Cara-cara yang alami ini dapat dicoba untuk mengatasi keluhan kulit akibat bediding seperti yang sering disarankan oleh para ahli dan praktisi perawatan kulit.
Langkah pertama adalah jangan biarkan kulit terlalu lama kotor. Kulit harus dibersihkan secara continue agar tak terjadi penumpukan kotoran. Biasanya, di musim bediding kotoran lebih mudah menempel karena debu yang terbawa angin kencang. Namun ingat, saat mandi jangan terlalu lama membersihkan kulit dengan sabun atau facial foam pembersih muka. Proses pembersihan kulit yang terlalu lama dapat menyebabkan kulit bertambah kering. Hindari juga air yang terlalu dingin saat mandi dan sebaiknya menggunakan air hangat.
Usahakan tetap berolah raga agar timbul keringat. Keringat dapat mencegah pengeringan kulit dari dalam tubuh dan cara ini merupakan yang paling alami.
Perbanyak minum air putih dan makan buah-buahan yang mengandung vitamin C, asam lemak, dan magnesium. Namun perlu diingat, efek sampingnya kita akan lebih sering buang air kecil. Bila perlu gunakan madu atau minyak zaitun untuk mengoles bagian kulit yang terasa kering.
Untuk perawatan pada wajah dapat mengunakan masker yang terbuat dari bahan-bahan di atas seperti madu dan minyak zaitun. Selain itu bahan masker untuk kulit wajah juga dapat menggunakan labu yang dicampur dengan serbuk teh kayu manis. Pemakaian masker biasanya berlangsung sekitar 15 menit.
Penulis adalah wartawan paruh waktu Kabarhandanyani. Sehari-hari berprofesi sebagai tenaga pengajar di salah satu SMA di Gunungkidul

Komentar

Komentar