Ada Rambu Jalan “Swasta” di Jalur Jalan Menuju Wediombo

oleh -
Warga Jepitu berinisiatif memasang rambu-rambu jalan dari spanduk. KH/Rado.
iklan dispar
Warga Jepitu berinisiatif memasang rambu-rambu jalan dari spanduk. KH/Rado.
Warga Jepitu berinisiatif memasang rambu-rambu jalan dari spanduk. KH/Rado.

GIRISUBO, (KH), — Jalan utama dari arah Kecamatan Girisubo menuju Jepitu dan Pantai Wediombo  masih sangat minim rambu-rambu jalan untuk keselamatan transportasi, padahal jalur ini merupakan jalur wisata dari arah timur seperti dari Pacitan. Salah satu tikungan yang sering terjadi kecelakaan adalah di perbatasan Padukuhan Manukan dan Padukuhan Tlasih Desa Jepitu.

Tikungan di perbatasan ini terlihat sedikit menanjak dan langsung menikung tajam ke kanan. Pengemudi kendaraan yang  tidak hafal medan dan tidak waspada akan beresiko mengalami kecelakaan. Kendaraan bisa saja akan keluar badan jalan dan masuk menuju ladang dengan kedalaman 2 meter.

Kecelakaan sering terjadi oleh wisatawan atau orang luar kota. “Pengunjung mas sing do tibo, bablas njegur ning ngalas ngisor kae,” ungkap Dalmini, salah satu warga sekitar.

Beberapa warga mencoba membuat rambu rambu jalan “swasta” dari spanduk atau dari tampah kecil sebagai peringatan untuk mencegah terjadi kecelakaan.

“Memang benar mas, di sana sering terjadi kecelakaan. Saya akan sampaikan ke Komisi C,” kata Tina Chadarsi, anggota Komisi B DPRD Gunungkidul yang tinggal di Jepitu. (Rado).

Komentar

Komentar