Wisuda Mega Pose Modeling School, Bekali Generasi Muda dengan Etika dan Kepercayaan Diri

mega pose modeling
Wisuda siswa Mega Pose Modeling School. (ist)

YOGYA, (KH),– Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai wisuda siswa Mega Pose Modeling School di Hotel Tentrem Yogyakarta, Minggu (9/8/2026) petang.

Wisuda tersebut tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya proses belajar para siswa. Momen itu juga menjadi ruang untuk merayakan perjalanan mereka dalam membangun kepercayaan diri, karakter, serta keberanian untuk terus berkembang.

Direktur PT Mega Pose Modeling School, Widya Siswanti, S.M., mengatakan setiap siswa memiliki keunikan dan potensi yang berbeda. Karena itu, proses pembelajaran di Mega Pose tidak diarahkan untuk mengubah seseorang menjadi pribadi lain, tetapi membantu mereka mengenali dan mengembangkan kemampuan terbaik yang dimiliki.

“Tugas kami bukan mengubah anak-anak menjadi orang lain, melainkan membantu mereka menemukan versi terbaik dari dirinya sendiri,” kata Widya dalam sambutannya.

Menurutnya, sertifikat kelulusan yang diterima para siswa hanyalah salah satu bagian dari perjalanan. Lebih dari itu, pengalaman selama mengikuti pelatihan diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan mereka.

“Yang jauh lebih penting adalah pengalaman, pembentukan karakter, dan rasa empati yang terbangun selama proses belajar,” ujarnya.

Tidak Hanya Tentang Panggung dan Kompetisi

Widya juga mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan panggung maupun kemenangan dalam kompetisi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

Ia meminta para siswa tetap rendah hati, menghargai proses, dan tidak berhenti belajar meski telah menyelesaikan pendidikan modeling.

“Jangan pernah merasa keberhasilan hanya diukur dari tampil di atas panggung atau memenangkan kompetisi. Jadilah pribadi yang rendah hati, menghargai proses, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.

Bagi Widya, keberanian untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah justru menjadi modal penting bagi anak-anak dalam menentukan langkah berikutnya.

“Pembeda sesungguhnya adalah keberanian untuk tidak berhenti belajar dan tidak mudah menyerah,” lanjutnya.

Wisuda juga menjadi kesempatan bagi Mega Pose Modeling School untuk menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan wali siswa. Dukungan keluarga, mulai dari doa hingga pengorbanan selama proses pembelajaran, dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan para siswa.

Hal serupa disampaikan kepada para pelatih dan seluruh tim Mega Pose. Dedikasi, kesabaran, serta perhatian yang diberikan selama mendampingi siswa menjadi bagian dari proses hingga mereka sampai pada tahap wisuda.

Tidak hanya berlangsung dalam suasana seremoni, wisuda Mega Pose Modeling School juga dikemas dengan sejumlah kegiatan yang membuat acara semakin meriah.

Para lulusan mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka melalui Runway Show. Panggung tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk memperlihatkan hasil pembelajaran sekaligus kepercayaan diri yang mereka bangun selama mengikuti pelatihan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Awarding bagi siswa yang dinilai memiliki prestasi maupun pencapaian selama mengikuti proses pendidikan.

Suasana semakin meriah dengan penampilan penyanyi Evan Loss yang menghibur para siswa, orang tua, dan tamu undangan.

Widya berharap Mega Pose dapat terus menjadi tempat yang nyaman bagi generasi muda untuk bertumbuh dan menemukan potensi dirinya.

“Harapan kami, Mega Pose akan terus menjadi rumah yang melahirkan generasi penerus beretika, percaya diri, dan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait