3 Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Pertiwi Gunungkidul Dilantik

oleh -
Foto bersama usai pelantikan kepala sekolah Yayasan Pendidikan Pertiwi. (dok. YPP Gunungkidul)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),— Sebanyak 3 kepala sekolah di lingkungan Yayasan Pendidikan Pertiwi Kabupaten Gunungkidul dilantik, Selasa (1/9/2020). Ketiga kepala sekolah tersebut diantaranya Sri Hartatik, SPd sebagai Kepala TK Pertiwi I  Wonosari, Suwarni, SPd. Kepala TK Pertiwi Gading  12 Kapanewon Playen dan Titik Priharni Kepala TK Pertiwi 25 Karangmojo.

Prosesi pengambilan sumpah/janji dan pelantikan dilaksanakan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Kabupaten Gunungkidul Adriana, S.Sos. MAP. Dalam kesempatan tersebut ia menekankan agar kepala sekolah dan pendidik di lingkungan yayasan Penddidikan Pertiwi dalam mengemban tugas harus diniatkan karena Allah atau Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kami selalu bersama-sama meluruskan niat bahwa pengabdian ini untuk menyiapkan generasi emas masa depan bagi Gunungkidul khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tandas Adriana.

Adriana mengucapkan terimakasih atas dukungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul kepada yayasan. Salah satunya mengenai peningkatan  kompetensi guru.

“Pendidik di lingkungan Yayasan Pendidikan Pertiwi yang telah menempuh diklat calon kepala sekolah sudah diangkat semua, terimakasih juga atas ditempatkannya kepala sekolah berstatus PNS di Lingkungan yayasan kami. Hal tersebut sangat membantu kami dalam menyeimbangkan peran bersama guru tetap yayasan,” papar Adriana.

Tak hanya itu saja, dukungan dalam bentuk bantuan operasional sekolah di lembaga-lembaga yang bernaung di Yayasan Pendidikan Pertiwi juga sangat membantu kelancaran penyelenggaraan pendidikan.

Hadir dalam pengambilan sumpah dan janji kepala sekolah, Kepala Disdikpora Gunungkidul,  Bahron Rasyid, SPd. MM berharap, kepala sekolah terlantik dapat mengemban tugas atau amanah serta bekerja dengan baik.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji berlangsung di TK Pertiwi I, TK Pertiwi tertua yang berdiri sejak tahun 1974 dengan bangunan yang masih asli belum pernah direhab. Pengambilan sumpah/janji tersebut didampingi oleh rokhaniwan dari Gereja  Kristen Jawa Pendeta  Dwi Wahyu Prasetya , MAPS., dan rokhaniwan Islam,  H. Supriyanto, S.Ag. M.S.I  dari Kantor Kemementrian Agama Kabupaten Gunungkidul. (Red/adr)

Komentar

Komentar