Wonosari – Bogor Menelusuri Jalur Daendels Selatan

oleh -
iklan dispar

Penulis: Tatang Yudiatmoko

kabarhandayani.– Jalur ini layak digunakan sebagai jalur mudik atau jalur untuk berpergian dari Yogya ke Jakarta atau sebaliknya. Banyak waktu yang bisa dihemat jika menggunakan jalur ini. Berikut beberapat catatan dari penulis ketika melalui jalur ini.
Jalur ini terbentang dari Adipala Cilacap sampai Brosot Kuloprogo DIY. Mengenai penamaan jalan ini dengan nama Daendels, masih perlu dipelajari. Ada kemungkinan nama Daendels bukanlah orang yang sama dengan orang yang membangun Jalan Pos atau Jalur Pantai Utara.
Ketika penulis melakukan perjalanan dari Bogor menuju Playen Gunungkidul pada tanggal 11 Agustus 2014, penulis menjumpai banyaknya kendaraan besar sepanjang Wangon menuju Yogyakarta. Belakangan baru diketahui, banyaknya kendaraan besar tersebut akibat tidak bisa dilaluinya jembatan Comal di Pemalang. Inilah salah satu alasan penulis menggunakan jalur Daendels Selatan untuk balik dari Gunungkidul ke Bogor.
Matahari belum muncul ketika perjalanan dimulai. Rute yang diambil sengaja menghindari rute Gading-Pathuk-Piyungan yang pada waktu waktu tertentu macet. Motor berjalan menyusuri jalan dari Playen menuju Imogiri Bantul. Jika Anda dari arah Wonosari, sesampainya di pertigaan Playen, berbeloklah ke utara. Setelah melalui Pasar Playen, ambilah jalan ke kiri.
Jalan  bagus dan mulus, sehingga kecepatan bisa dipacu dengan tetap berhati-hati. Anda tinggal menyusuri jalan ini tanpa takut kesasar. Ikuti jalan utama sampai Anda akan menemukan sebuah pertigaan. Ada penunjuk jalan, ke kiri ke Dlingo, ke kanan ke Patuk. Ambil jalan ke kiri ke arah Dlingo. Perjalanan akan berkelok-kelok dan naik turun. Berhati-hatilah, karena kelokan tajam sering dijumpai bersamaan dengan jalan menanjak.
Pada akhirnya perjalanan mulai menurun, pertanda perjalanan Anda akan memasuki daerah Imogiri Bantul. Jika Anda beruntung, di pagi hari di sebelah utara, Gunung Merapi akan terlihat. Sambil tetap konsentrasi mengendarai, Anda dapat melihat di kejauhan kompleks pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri. Ketika jalan sudah mendatar dan bertemu  pertigaan. Berbeloklah ke kiri untuk meneruskan perjalanan. Jika anda ingin mampir ke makam raja raja, Anda dapat belok ke kanan. Lokasinya tidak jauh dari pertigaan.
Lurus saja, berbelok ke kanan sedikit akan ada pertigaan. Berbeloklah ke kiri. Jika lurus, Anda akan ke Yogya melalui jalan Imogiri Timur di mana banyak penjual sate yang enak, termasuk Sate Klatak yang sudah terkenal. Setelah ke kiri, lurus saja jangan belok belok. Beberapa lampu merah akan ditemui.
Setelah melalui Srandakan Bantul, perjalanan akan menyeberangi Kali Progo. Jembatan yang dilalui cukup panjang. Dari atas jembatan pemandangan cukup indah untuk dilihat. Setelah melalui jembatan, lalu SMPN 1 Galur, Anda akan temui pertigaan. Jangan lurus, karena akan menuju kota Wates melalui Brosot. Berbeloklah ke kiri dan teruskan perjalanan.
Yang perlu diperhatikan, sebelum Anda melanjutkan perjalanan adalah keberadaan pom bensin. Pom bensin terakhir yang akan ditemui hanya ada dua. Jika dari arah timur atau Yogyakarta, pom bensin terakhir adalah pom bensin yang berada di Glagah SPBU 44-55608. Setelah perempatan di lokasi wisata pantai glagah di kiri jalan, akan ditemui pom bensin. Isilah bahan bakar kendaraan anda. Anda tidak akan menemui satupun pom bensin di perjalanan sampai Pantai Ayah. Tepatnya SPBU 44-53216 jalan Raya Karang Pakis.
Selepas Anda mengisi bahan bakar kendaraan, perjalanan dapat Anda lanjutkan. Sebagian besar ruas jalan bagus dan kendaraan dapat dipacu dengan tetap menjaga keselamatan berkendara. Jalur yang akan dilalui adalah jalur yang secara umum dapat dikatakan jalur lurus. Anda tidak perlu mencari jalan dengan ke kanan atau ke kiri, cukup lurus saja.
Jika musim liburan atau hari Minggu,  sepanjang jalur ini akan ramai kendaraan yang menuju lokasi wisata pantai. Hampir setiap perempatan jalan adalah perempatan jalan yang salah satunya menuju lokasi wisata pantai. Hindari berpergian menggunakan jalur ini di waktu hari libur.
Selepas Glagah, jalur akan memasuki daerah Ketawang – Temon yang termasuk wilayah Purworejo. Selanjutnya jalur masuk ke jalur Ketawang- Ambal. Di daerah Ambal yang termasuk kabupaten Kebumen akan ditemui banyak penjual Sate Ambal. Silahkan mampir jika Anda ingin mencoba mencicipi Sate Ambal.
Selanjutnya jalur akan memasuki daerah Ambal – Pertanahan masih di Kabupaten Kebumen. Jalur masih lurus. Setelah Petanahan, akan memasuki daerah Pertanahan – Sruweng. Untuk pertama kalinya, Anda akan menemukan sebuah pertigaan, ke kiri atau ke kanan. Jika ke kanan, jalan akan menuju Sruweng – Kuwarasan yang seterusnya ke Puring. Beloklah ke kiri di mana jalan akan menuju Karangbolong.
Setelah melalui sebuah sungai akan ada pertigaan. Jika ke kanan, jalan akan menuju kota Gombong. Pilihlah jalan yang ke kiri menuju Karangbolong yang selanjutnya akan ke Pantai Ayah. Perjalanan akan naik turun dan berkelok. Daerah yang dilalui memang daerah perbukitan.
Ketika perjalanan sudah cenderung menurun, Pantai Penyu dapat Anda lihat di kejauhan. Ketika jalan sudah datar,  lokasi wisata pantai ayah akan anda temui. Teruskan perjalanan Anda melalui jalan raya Ayah sampai sebuah pertigaan. Lurus saja melewati jembatan Jetis. Ikuti jalan raya Jetis sampai pertigaan di mana bila lurus akan ke Jetis Banjareja, ke kiri ke Raya Karang Pakis. Beloklah ke kiri dan tidak berapa lama akan ditemui pom bensin di kiri jalan SPBU 44-53216.
Selepas pom bensin jalan utama masih relatif lurus. Telusuri jalan Dipenegoro, raya Srandil, sampai melalui jembatan. Sesudah jembatan akan ditemui perlimaan jalan di mana ada Pasar Adipala. Selanjutnya jalan raya Adipala akan dilalui dengan mengambil jalan yang lurus. Setelah melalui jembatan akan ditemukan pertigaan, ke kanan menuju Kebasen – Rawalo. Beloklah ke kiri menuju Cilacap. Tidak berapa lama Kota Cilacap akan dimasuki. Ikuti jalan sampai bertemu pertigaan dengan lampu merah dan ada bundaran di tengan jalan. Lokasi pertigaan adanya sesudah Kantor Imigrasi Cilacap, teruskan perjalan dengan mengambil jalan ke kanan. Ikuti jalan ini sampai pertigaan Jeruk Legi.
Sesampainya di pertigaan Jeruklegi, Anda dapat memutuskan, apakah perjalanan akan melalui Wangon atau belok ke kiri melewati Sidareja. Melalui Wangon jalur menuju Banjar juga bisa ditempuh, sama dengan jalur melalui Sidareja akan menuju Banjar. Jika Anda ingin mengunjungi Pangandaran, ambilah jalur ke kiri karena akan lebih dekat. Jika anda akan melalui jalur utara, ambilah jalan lurus menuju Wangon. Selanjutnya perjalan anda dapat Anda tempuh melalui jalur reguler menuju Jabodetabek.

Foto : Pantai Penyu.

TATANG YUDIATMOKO

Redaktur Kabahandayani

Komentar

Komentar