Wakili DIY Di Tingkat Nasional, Perpustakaan Balai Pintar Pengkol Butuh Donasi Buku

oleh -
Penyerahan donasi buku ke Perpustakaan Balai Pintar asal Pengkol, Nglipar. (KH/ Kandar)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Perpustakaan Balai Pintar di Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul tahun ini mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maju lomba tingkat nasional.

Pengelola Perpustakaan Desa (Perpusdes) belakangan ini melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi penilaian lomba Perputakaan Umum Terbaik Desa/Kalurahan, salah satunya berusaha memenuhi jumlah minimal koleksi buku.

“Kami menunggu donasi buku dari pihak manapun. Sebab salah satu syarat lomba ditingkat nasional Perpus memiliki koleksi minimal 5.000 judul buku,” kata pengelola perpustakaan, Dewi Ria Rahayu Jum’at, (26/6/2020) saat ditemui di kantor Bappeda Gunungkidul usai menerima donasi buku dari Perpustakaan Sembilan Pena dari Kapanewon Wonosari.

Sebagai bentuk dukungan, Perpustakaan Pena Sembilan menyumbangkan setidaknya 1.000-an buku. Bantuan buku juga datang dari berbagai instansi, komunitas dan perseorangan.

Dewi Ria Rahayu mengungkapkan, perpustakaan yang dirintis sejak 2014 ini sebelumnya menjuarai lomba yang sama pada tingkat kabupaten dan propinsi. Jauh sebelum sampai pada pencapaian seperti sekarang ini, keberadaan Perpusdes tak banyak diketahui oleh masyarakat.

“Bersama pengelola kami mencari ide agar perpustakaan diketahui masyarakat,” kata Dewi mengisahkan awal mula merintis perpustakaan menjadi pusat kegiatan.

Selain semangat pengelola, dampingan dari berbagai pihak sangat mendukung sehingga perpustakaan semakin ‘hidup’. Pendampingan diantaranya datang melalui program Perpuseru dari Coca Cola Fondation Indonesia (CCFI). Selain itu, pembinaan secara berkesinambungan juga diberikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Gunungkidul.

Oleh pengelola, kegiatan English Club dan menari menjadi agenda rutin yang diselenggarakan di perpustakaan selain sebagai tempat membaca dan meminjam buku.

Lebih jauh Dewi menyampaikan, pengembangan kegiatan dengan melibatkan masyarakat sekitar berangsur-angsur dapat diwujudkan. Diantaranya pelatihan menyablon, pembuatan keset, pelatihan pembuatan keranjang dari pandan, marketing online, membuat bros dan pembuatan pupuk dari bahan-bahan organik. Pelatihan tersebut setidaknya telah berjalan selama sekitar dua tahun terakhir.

“Semoga kami mampu meraih hasil terbaik,” harap Dewi.

Perwakilan Perpustakaan Sembilan Pena, Rismiyadi, SP., M.Si., mengaku, donasi buku merupakan bentuk dukungan kepada Perpustakaan Balai Pintar.

Komentar

Komentar