Vaksinasi Remaja di Gunungkidul Jauh Melampaui Target

oleh -
Vaksinasi kerjasama Kemenag dan Dinkes Gunungkidul digelar di Bangsal Sewokoprojo, (10/11/2021)

WONOSARI, (KH),– Vaksinasi untuk kategori remaja di Kabupaten Gunungkidul jauh melampaui target yang ditentukan, khususnya untuk dosis 1. Berdasar data yang diinput melalui Sistem Informasi Imunisasi Terpadu (SIMUNDU), kategori remaja merupakan sasaran dengan capaian paling tinggi setelah SDM tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul menyampaikan, dari sasaran sebanyak 59.143 telah tervaksin dosis 1 sebanyak 66.838. Dengan kata lain, capaian prosentasenya menyentuh 113,01 persen. Adapun untuk dosis 2, remaja yang telah tervaksin ada sebanyak 57.661 atau sebanyak 97,49 persen.

Capaian vaksinasi bagi remaja ini berada di urutan paling atas selain sasaran SDM kesehatan. Sasaran vaksin remaja yang di dalamnya juga berisi pelajar mengungguli sasaran vaksin dengan kategori petugas publik, lansia, dan masyarakat umum.

“Sasaran vaksin dibagi menjadi 5 kategori, yang paling tinggi setelah SDM tenaga kesehatan yakni remaja,” tandas Dewi, Rabu, (10/11/2021).

Hingga saat ini vaksinasi terhadap remaja termasuk pelajar terus berlangsung. Diantaranya tinggal menunggu penyelesaian untuk dosis 2.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), dr. Sumitro menambahkan, khusus pelajar baik jenjang SMP dan SMA, vaksinasinya telah mencapai 90 persen. Vaksinasi yang menyasar pelajar diantaranya juga diterima santri di Pondok Pesantren (Ponpes). Pelaksanaan vaksinasi ke murid atau santri Ponpes terlaksana atas kerjasama dengan pihak Ponpes serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul.

“Percepatan vaksinasi khususnya pelajar sangat terbantu oleh Disdikpora dan Kemenag,” kata Sumitro.

Kendati sasaran vaksin khususnya kategori remaja jauh melampaui target yang ditentukan, sama sekali tidak mengganggu ketersediaan vaksin. Sebab, tidak ada pembatasan distribusi vaksin bagi daerah. Sumitro menganggap untuk remaja termasuk pelajar memang seharusnya perlu melebihi target. Sebab, jumlahnya yang tinggi diantaranya juga berisi data remaja atau pelajar asal luar yang belajar di Ponpes di Gunungkidul.

Berdasar pantauan, hari ini berlangsung vaksinasi di Bangsal Sewoko Projo. Sebanyak 500-san santri dari 11 Ponpes di Gunungkidul menerima tindakan vaksinasi.

Sesuai keterangan Kepala Seksi Ponpes Kemenag Gunungkidul, Yosep Muniri, hadir mengikuti vaksinasi baik dosis dosis 1 dan 2 sebanyak 503 santri.

Program vaksinasi Kemenag yang dinamakan Vaksinasi Jaga Kyai Sapujagat digelar sebanyak 2 kali. Adapun vaksinasi hari ini juga bertujuan guna menyisir santri atau murid Ponpes yang memang belum menerima vaksin sama sekali. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar