Tiang Listrik Ambruk, Ratusan KK Gelap-Gelapan

oleh -
Tiang listrik di Desa Kepek ambruk. Foto: Juju.
kadhung tresno
Tiang listrik di Desa Kepek ambruk. Foto: Juju.
Tiang listrik di Desa Kepek ambruk. Foto: Juju.

WONOSARI,(KH)– Ratusan kepala keluarga di Padukuhan Bansari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari,  tidak bisa menikmati listrik tadi malam , pasalnya tiang listrik sebagai penyangga travo patah. Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus mematikan aliran listrik di wilayah tersebut untuk kepentingan keselamatan.

Salah satu warga Bansari RT  06, RW 04, Padukuham Bansari, Sunyoto mengatakan, patahnya tiang terjadi karena kabel yang terpasang dalam tiang tersebut tertimpa pohon jati yang tumbang. Kejadian yang menggegerkan warga ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB .

“Begitu pohon tumbang dan menimpa kabel, tiang listrik yang ada di depan rumah saya langsung patah, beruntung tidak menimpa rumah saya, karena hanya 2 meter berdiri di depan rumah saya,” kata Sunyoto saat ditemui di rumahnya.

Dia menjelaskan, saat tiang patah, suara ledakan yang ditimbulkan akibat konsleting tiga jaringan utama menimbulkan suara layaknya kembang api. Suara dasyat ini lantas menggegerkan warga sekitar untuk berduyun duyun mendatangi lokasi kejadian.

Kepala Dusun Bansari, Desa Kepek, Wonosari, Ngadiyono mengatakan, akibat patahnya tiang listrik penyanga travo, ratusan rumah di RT.04, 05, 06, 07 dan sebagian warga di Padukuhan Sumber Mulyo  tidak bisa menikmati aliran listrik.

“Perbaikan yang dilakukan oleh PLN, kemungkinan selesai besok sore, warga malam ini gelap gelapan dulu,” paparnya, Sabtu (27/12).

Petugas dari PLN cabang Wonosari mendatangkan alat berat untuk menyingkirkan tiang listrik yang berada ditengah jalan. (Juju)

 

Komentar

Komentar