Tersengat Aliran Listrik, Ibu Rumah Tangga di Semin Meninggal Dunia

oleh -
Korban tersengat listrik dibawa ke fasilitas medis. (Istimewa)
iklan upk panggang pelantikan bupati iklan upk panggang

SEMIN, (KH),— Seorang Ibu Rumah Tangga di Kapanewon Semin mengalami nasib nahas pagi tadi, Sabtu (9/1/2021). Supadmi(49), meninggal dunia karena tersengat listrik saat menjemur pakaian yang baru saja di cucinya.

Supadmi adalah warga Padukuhan Widoro kidul, Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin

Informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan menyebutkan, Sabtu pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB, Supadmi terlihat mencuci pakaian. Selepas itu, korban bermaksud menjemur pakaian di tali jemuran yang berada di samping rumahnya.

Saat Supadmi baru saja meletakkan bajunya yang masih basah ke tali jemuran, tiba-tiba ibu rumah tangga ini menjerit dan terpental beberapa meter. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berkerumun ke rumah Supadmi.

iklan asosiasi upk
iklan pemkab gunungkidul

Warga yang tahu kalau Supadmi tersengat aliran listrik, segera berusaha memberikan pertolongan dengan membawanya ke Rumah sakit. Tapi sayang nyawa Supadmi tak bisa diselamatkan. Setelah dari Rumah Sakit, jenazah Supadmi langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke Mapolsek Semin.

Kapolsek Semin, AKP Arif Haryanto ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Korban tersengat aliran listrik pada saat akan menjemur pakaian di halaman samping rumah. Tempat jemuran sebenarnya seutas tali kawat dengan panjang kurang lebih 6 meter, tali kawat tersebut dililitkan di tiang listrik yang terdapat kabel untuk penerangan jalan,” paparnya.

“Kemungkinan tali jemuran tersebut teraliri listrik karena tiang lampu penerangan jalan untuk mengikat tali jemuran, kondisinya basah usai hujan melanda beberapa saat sebelumnya,” lanjut Arif.

Dalam olah TKP yang dilakukan oleh Polsek Semin, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan. “Ini murni karena kelalaian, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Arif. [Edi Padmo]

iklan lurah rongkop
Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar