Tergerus Banjir, Ladang Padi Siap Panen Warga Gunungkidul Hilang

oleh -
Kondisi ladang Paeno seuasi longsor terbawa banjir. (Istimewa)

GIRISUBO, (KH),– Banjir yang terjadi Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul beberapa waktu lalu juga berdampak pada kerusakan lahan pertanian warga.

Warga setempat, Paeno bahkan harus kehilangan lahan pertanian. Praktis tanaman padi yang berada di atas lahan juga ikut hanyut. “Lahan yang tergerus sepanjang 50 meter dengan lebar sekitar 15 meter,” kata dia, Sabtu (6/2/2021).

Paeno menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Senin lalu. Air hujan yang cukup banyak sempat menggenang dan mengalir deras melewati area ladang.

“Mulanya yang tergerus tidak seberapa. Karena hujan deras terus terjadi tanah ladang semakin banyak yang hanyut.” Terang dia.

Sebagaimana diketahui, lokasi ladang milik Paeno memang berada di antara lereng perbukitan. Jika hujan deras terjadi, terkena banjir menjadi risiko yang mau tidak mau harus dihadapi.

Ia pasrah melihat kondisi ladangnya longsor. Tak hanya kehilangan tanah ladang, padi berusia 2 bulan yang sebentar lagi panen juga raib.

“Bagaimana nanti kalau mau menanam lagi,” tanya dia kebingungan karena kehilangan ladang. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar