Sugiyono Sukses Pasarkan Jambu Kristal Melalui Medsos

oleh -
Jambu kristal. foto: Internet.
iklan dispar
Jambu kristal. foto: Internet.

PONJONG, (KH)— Jambu Kristal, jenis jambu yang satu ini memang masih asing ditelinga sebagian masyarakat Gunungkidul. Jambu ini tidak jauh berbeda dengan jambu “kluthuk” hanya jambu kristal memiliki jumlah biji sedikit dengan kulit buah yang renyah.

Di Dusun Simo II, Desa Genjahan , Kecamatan Ponjong Gunungkidul banyak petani yang kini menanam jambu kristal. Bahkan rencananya pemerintah desa setempat akan membuat wisata petik jambu kristal di wilayah tersebut. Selain buah yang lebih enak, jambu kristal dapat berbuah sepanjang tahun.

Sugiyono, Petani Jambu Kristal mengatakan, masyarakat di Desa Genjahan mulai membudidayakan jambu kristal sejak setahun terakhir. Ratusan pohon yang ditanam, saat ini sudah bisa berbuah dan sudah bisa dinikmati. Karena banyak masyarakat yang belum familiar, Sugiyanto memasarkan jambu tersebut malalui facebook.

“Pada awalnya sempat kesulitan memasarkan hasil kebun jambu, karena di Gunungkidul belum begitu dikenal. Saya pun berinisiatif memasarakan melalui facebook,” terangnya kepada KH, Kamis (23/02/2016).

Memanfaatkan kecangihan teknologi serta kemudahan media sosial (medsos), banyak warga Gunungkidul yang mengetahui jambu kristal miliknya. Tak pelak, jambu kristal yang dia tanam pada kebun hampir 1000 meter persegi kini laris manis terus diserbu pembeli.

“Murah kok, kita per kilonya Rp 25 ribu. Pengunjung bisa memetik sendiri jambu yang ada dikebun. Pengunjung juga bisa membeli jambu yang sudah kita petik,” paparnya.

Ia berharap ada dukungan dari pemerintah, kebun jambu miliknya dapat dikemas menjadi agro wisata petik buah jambu kristal, sehingga turut meramaikan pariwisata di Gunungkidul yang saat ini sedang berkembang.

“Semoga ada dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan kebun menjadi agrowisata,”katanya.

Sementara salah seorang pembeli asal wonsari Markus Yuwono  mengatakan, dirinya sengaja datang ke ponjong untuk membeli buah jambu kristal, Sebab, dari informasi melalui akun media sosial bisa langsung memetik dari pohonnya. “Disini buahnya masih segar, apalagi kita bisa memetik langsung,” katanya. (WW)

Komentar

Komentar