Srandul Panggang Bakal Ikuti Rangkaian Pentas FKY

oleh -2194 Dilihat
oleh
PANGGANG, kabarhandayani,– , Rabu (27/8/2014), Musyawarah Muspika Kecamatan Panggang bersama Dewan Kebudayaan Panggang mengadakan koordinasi membahas keikutsertaan dalam pelaksanaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) yang juga bakal digelar di Kabupaten Gunungkidul pada 3 September mendatang.

Musyawarah dipimpin langsung oleh Camat Panggang Gunawan, diikuti Ketua Dewan Budaya Panggang Wardi, segenap anggota muspika, dan panitia pelaksana kecamatan. Dalam pertemuan ini telah dibahas kesenian unggulan yang akan mewakili Kecamatan Panggang sebagai kontingen pawai kesenian.

Camat Gunawan berpendapat bahwa yang ditampilkan harus benar-benar menonjol dan berbeda dengan yang lain. “Banyak kesenian yang hampir setiap kecamatan ada, seperti: reog, jathilan, thoklek, kethoprak dan lainnya. Saya usul Srandul,” kata Gunawan mengawali rapat.

Gunawan menandaskan, kesenian tersebut jarang ditemui di Gunungkidul. Sepengetahuannya, di Gunungkidul hanya ada dua wilayah lain yang memiliki kesenian srandul, selain wilayah Panggang. Namun, saat ini kondisinya tidak dilestarikan, bahkan sekarang tinggal kabarnya saja.

Di wilayah Panggang, kesenian srandul pernah lama mati suri. Tetapi, beberapa waktu terakhir, salah satu anggota Dewan Budaya, Andhi Trilaksono mencoba menghidupkan kembali kesenian yang khas tersebut.

Wardi, selaku Ketua Dewan Budaya Panggang sependapat dengan gagasan Camat, sehingga dalam musyawarah tersebut disepakati bakal mengirimkan srandul sebagai perwakilan kesenian dari Kecamatan Panggang.

Secara singkat Andhi Trilaksono menjelaskan bentuk kesenian yang berhasil ia garap kembali bersama rekan seniman di Panggang, Srandul adalah salah satu kesenian tradisional, yang merupakan seni teater kerakyatan bernuansa Islami dengan mengangkat cerita dari Babad Menak.

“Srandul dapat dimainkan minimal 10 orang. Musik pengiringnya antara lain: kendang, angklung, rebana, kenthongan. Adapun beberapa tokohnya seperti: Tiyang Agung Jayeng Rana, Umar Maya, Umar Madi, Patih Bestak, Patih Maktal, dan lain-lain” ujar Andhi.(Kandar/Jjw)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar