Rumah Cerdas Sokoliman, Gagasan Pemuda Sediakan Sarana Belajar Masyarakat

oleh -
iklan dispar
rumah-cerdas-sokoliman2
Salah satu kegiatan di Rumah Cerdas Sokoliman.

KARANGMOJO, (KH)— Pemuda semakin kreatif untuk menunjukkan perannya ditengah masyarakat. Sepertihalnya sekumpulan pemuda di Padukuhan Sokoliman ini, mereka mendirikan Rumah Cerdas Sokoliman.

Disampaikan salah satu penggagas, Wisnu Dwi Atmojo, Rumah Cerdas Sokoliman adalah bentuk wadah pemuda dan masyarakat Padukuhun Sokoliman, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, untuk belajar berbagai hal, atau disebut sebagai pendidikan non formal.

“Awalnya prihatin, kawasan wisata yang maju pesat tak diimbangi dengan wadah atau sarana belajar yang dapat mendukung peningkatan Sumber daya manusianya,” kata Wisnu.

Maka, bersama beberapa tokoh pemuda dirinya membentuk Rumah Cerdas Sokoliman sejak Tahun 2015 lalu.  Yanti, tokoh warga setempat menjadi orang yang dituakan dikomunitas ini.

“Untuk saat ini sudah terisi perpustakaan, selepas Lebaran nanti akan ada kegiatan latihan tari lokal Gunungkidul, Pelatihan UMKM, Pelatihan melukis, Bimbel, dan belajar teknik fotografi,” tutur Wisnu, Sabtu, (7/2/2016).

Dukungan warga cukup antusias, Sutrisna wibawa, salah satu anak dari tokoh pendidikan di Sokoliman menghibahkan sebuah rumah untuk digunakan sebagai sekretariat dan pusat kegiatan.

Wisnu memaparkan beberapa tujuan pendirian wadah dengan moto “Warnai Dunia Dengan Pengetahuan” ini, diantaranya mendukung terwujudnya generasi bangsa yang beridentitas dan cerdas, lalu menjadikannya sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam mengembangkan segala potensi yang dimiliki, serta menjadikan Perpustakaan “Khasanah Info” sebagai tempat belajar yang nyaman baik dari anak-anak hingga orang dewasa.

Untuk menggapai tujuan tersebut, tokoh pemuda terus mengupayakan ketersediaan bahan pustaka yang ada di Rumah Cerdas, banyaknya dukungan dari masyarakat, ungkap Wisnu menandakan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan semakin meningkat.

“Kita sedang mengupayakan juga koneksi internet, hal ini sangat berguna untuk anak-anak di desa sebagai sarana belajar dan mengerjakan tugas sekolah,” pungkas Wisnu. (Kandar)

Komentar

Komentar