Ribuan Petugas KPU Gunungkidul Jalani Rapid Test

oleh -
Ilustrasi rapid test. Sumber : (ayobandung)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Ribuan petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menjalani rapid tes. Tindakan ini ditempuh KPU untuk memastikan kondisi kesehatan petugas selama bertugas di lapangan.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani merinci, jumlah petugas di lingkup kantor KPU yang dirapid test sebanyak 33 orang, PPK dan skeretariat 146 orang, PPS dan sekretariat 864 orang dan PPDP sebanyak 1907 petugas.

“Hingga hari ini ratusan petugas yang sudah menjalani rapid test tidak ada yang reaktif,” kata Hani Rabu (15/07/2020).

Dirinya berharap seluruh petugas yang dirapid test hasilnya negatif. Dengan kesehatan yang terjaga tentu saja akan memperlancar kinerja seluruh petugas sehingga tidak mengganggu tahapan Pemilu.

“Anggaran yang dikeluarkan untuk rapid tes, setiap orang sebesar Rp 227 ribu,” terang Hani.

Dalam pelaksanaan rapid test, KPU bekerjasama dengan RSUD Wonosari. Petugas RSUD mendatangi seluruh kapanewon untuk melakukan pemeriksaan.

Selain diperiksa rapid test, KPU juga telah menyiapkan APD untuk petugas yang nanti akan bertugas di lapangan hingga tingkat TPS. Untuk petugas PPK, PPS dan PPDP sudah didistribusikan. Adapun APD tersebut meliputi masker, face shield, handsanitizer, kaos tangan, termo gun dan lain-lain.

Terpisah, Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati sebelumnya mengakui, pelaksanaan rapid test tersebut memang harus membayar. “Sebab kami memerlukan anggaran untuk pembelian APD bagi petugas dan alat BMHP,” terang Heru Sulistyowati. (Kandar)

Komentar

Komentar