GUNUNGKIDUL (KH) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul bersama Satlantas Polres Gunungkidul melakukan pemeriksaan teknis dan administrasi kendaraan angkutan umum atau rampcheck di Terminal Tipe C Semin serta Pool Bus Rosalia Indah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penumpang selama arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko, mengatakan bahwa pemeriksaan mencakup kondisi fisik kendaraan serta kelengkapan administrasi. Pemeriksaan fisik meliputi mesin, lampu sein, kondisi ban, sistem pengereman, hingga kelengkapan alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, petugas juga memeriksa surat-surat kendaraan dan dokumen resmi milik pengemudi.
“Hasil pemeriksaan fisik hampir semuanya memenuhi standar. Namun untuk administrasi, ditemukan satu armada dengan trayek yang tidak sesuai. Kemungkinan karena adanya pergantian bus yang biasa beroperasi di trayek lain,” ujar Irawan.
Menurutnya, temuan tersebut masih dalam batas wajar, terutama pada masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru. Pada periode ini, permintaan angkutan umum meningkat sehingga operator kerap menambah armada dari trayek lain.
“Kami hanya memberikan pembinaan agar lebih berhati-hati di jalan. Yang terpenting adalah keselamatan bersama, baik penumpang maupun pengemudi. Kondisi kendaraan harus benar-benar diperhatikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Martana, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan satu pengemudi dengan kelengkapan administrasi yang belum sesuai ketentuan.
“Kami mengimbau kepada seluruh sopir dan kru bus untuk selalu menaati peraturan lalu lintas, khususnya terkait kelengkapan dokumen perjalanan. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Terminal Tipe C Semin, Reza Pahlevi, mengatakan bahwa aktivitas di Terminal Semin diperkirakan meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. Peningkatan jumlah penumpang diprediksi terjadi pada rentang 25 hingga 30 Desember 2025.
“Kemungkinan akan ramai karena ada perantau yang mudik ke Gunungkidul. Namun, tidak seramai tahun-tahun sebelumnya karena jarak libur Tahun Baru dengan Lebaran cukup berdekatan,” pungkasnya.





