PSN, Cara Paling Efektif dalam Memberantas DBD

oleh -
iklan dispar
image
Pencegahan sarang nyamuk mengantisipasi DBD. Foto: Juju.

WONOSARI,(KH)— Dinas Kesehatan Gunungkidul memberikan cara tepat untuk memberantas Demam Berdarah Dangue (DBD), yakni dengan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Gunungkidul Sumitro mengatakan, PSN dinilai paling ampuh untuk mencegah penyakit DBD.

“Dari jentik menjadi nyamuk membutuhkan waktu 7-10 hari, upaya pencegahan yang paling tepat dengan memutuskan siklus nyamuk,” katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (3/12/2014).

Dia menjelaskan, jentik nyamuk akan berkembang di dalam air yang tenang, salah satunya di kamar mandi, dan tempat penampungan air lainya yang jarang dibersihkan.

Masyarakat diharapkan tetap melaksanakan pola 3M yakni Menguras bak air, Mengubur barang bekas, dan Menutup tempat penampungan air. Serta, membersihkan penampungan air setiap 7 hari sekali.

Sumitro menjelaskan, angka jentik nyamuk di Gunungkidul saat ini masih sekitar 60 persen, padahal angka bebas jentik nyamuk idealnya harus diatas 95 persen. “Pengertian mudahnya dari 100 rumah, harus ada 95 rumah yang bebas jentik nyamuk,”jelasnya.

Dari data yang diperoleh dari Dinkes Gunungkidul, pada tahun 2014 mulai Januari hingga November ada 288 kasus DBD di Gunungkidul, sedangkan pada tahun 2013 terdapat 351 kasus. DBD tidak hanya menyerang anak-anak tetapi menyerang semua umur.

“Kasus terbanyak terjadi pada Bulan Desember dan Januari, karena memang intensitas hujan pada bulan itu tinggi. Bahkan tahun ini sudah ada 2 korban meninggal akibat DBD,”ungkapnya.

“Kita tegaskan, pemberantasan sarang nyamuk merupakan cara yang efektif dalam penanggulangan penyakit DBD, karena nyamuk saat ini sudah kebal dengan obat, pemutusan siklus dari jentik menjadi nyamuk merupakan cara yang tepat,”tegasnya. (Juju/Jjw).

 

Komentar

Komentar