Prediksi Air Tanah Jawa Habis Tahun 2040, Penanaman Pohon Digalakkan

oleh -
Pohon
Penanaman pohon di Wunung, Wonosari, Gunungkidul. (Ist)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) gencar melakukan penanaman pohon. Titik kawasan penanaman pohon dilakukan di Wunung, Wonosari, Gunungkidul, Rabu, (9/2/2022).

“Menurut hasil kajian yang pernah kami terima, 80 persen cadangan air tanah di Pulau Jawa diperkirakan bisa habis pada tahun 2040 mendatang,” kata Direktur Pendayagunaan Laznas LMI, Citra Widuri disela kegiatan penanaman.

Guna turut serta berkontribusi melakukan upaya menjaga ketersediaan air tanah, program penanaman pohon lantas digalakkan.

“Ada 2 ribu bibit pohon alpukat ditanam di kawasan ini. Program dilakukan sejak 2017 hingga sekarang, sudah lebih dari 50 ribu bibit pohon ditanam,” ungkap Citra.

Dia berharap luasan penanaman pohon akan selalu bertambah serta menyasar wilayah lain. Sementara ini, untuk kawasan Wunung, areal yang telah ditanami mencapai 5 hektar.

Dalam pelaksanaannya pihaknya selalu melibatkan masyarakat sekitar. Mengenai jenis pohon yang ditanam, dibedakan berdasar lokasi penanaman.

“Yang dekat dengan pemukiman, jenisnya pohon produktif agar dapat dimanfaatkan warga. Kalau yang jauh dari pemukiman kami pilih jenis pohon penahan air,” ujarnya.

Pihaknya merencanakan akan terus melakukan penanaman hingga tahun 2023 mendatang. Setidaknya jumlah pohon yang direncanakan ditanam mencapai 40 ribu pohon.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta turut hadir melakukan penanaman pohon secara simbolis. Dia menyambut baik kegiatan penanaman yang mendapat dukungan dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Selain untuk penghijauan, penanaman pohon dengan jenis alpukat akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Sunaryanta. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar