
PANGGANG, (KH) — Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berharap pembangunan gedung untuk sekretariat pada tahun 2015 ini. hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PPNI Gunungkidul Yoto SSiT, MAP ketika ditemui di tempat dinasnya Puskesmas Panggang II, Senin, (19/1).
Yoto mengungkapkan, selama ini semua bentuk pelayanan keanggotaan atau kegiatan anggota PPNI dilakukan di Kantor Sekretariat PPNI di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari. Karena semakin banyaknya keperluan pelayanan dan kegiatan, maka diputuskan untuk mendirikan gedung/kantor sekretariat sendiri.
“ Selama ini kita masih kesulitan mencari tempat untuk kegiatan koordinasi bulanan, kegiatan temu ilmiah (seminar). Untuk pelayanan keanggotaan, kita masih atau ikut melekat di sekretariat RSUD,” jelas Yoto.
Menurutnya, beberapa kegiatan pelayanan keanggotaan yang mencakup Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Izin Kerja Perawat (SIKP), dan Surat Izin Praktek Perawat (SIPP); lebih leluasa dan mudah, jika memiliki kantor sendiri. Dirinya berencana akan mencari lokasi tanah di seputar kota Wonosari untuk didirikan gedung .
Ia menambahkan, hal tersebut terkait amanat Rapat koordinasi kabupaten (Rakorkab) Tahun 2013 lalu, bahwa dari hasil sebagian iuran anggota Rp 10.000 per bulan ditambah donatur anggota secara sukarela, akan direalisasikan untuk pembelian tanah dan pembangunan gedung.
Pemilihan lokasi di Kota Wonosari dengan harapan mudah dijangkau oleh 486 anggota yang tersebar di Puskesmas, rumah sakit dan balai klinik swasta seluruh Gunungkidul. Saat ini pihaknya sedang mencari lokasi yang cocok dan disetujui oleh pengurus maupun anggota.
“kalau nanti ada tempat cocok dengan harga yang sesuai, segera kita lakukan pembebasan tanah dan mulai kita bangun. Mudah-mudahan tidak terlalu lama,” harapnya. (Kandar/Tty)







