PP Al Hikmah Dirikan RS Islam di Karangmojo

oleh -
Ustadz KH Sunardi Sahuri berceramah. KH/ Sarwo
iklan dispar
Ustadz KH Sunardi Sahuri berceramah. KH/ Sarwo
Ustadz KH Sunardi Sahuri berceramah. KH/ Sarwo

KARANGMOJO, (KH) — PP Al Hikmah Sumberejo Karangmojo sedang merintis pendirian Rumah Sakit Islam di Karangmojo. Dalam pengajian Sabtu pagi (13/2/15) di calon lokasi rumah sakit tersebut terkumpul dana Rp 60,85 juta, hasil pembelian tanah 608,5 meter, dan Rp 90 juta. Pengajian dipimpin Ustadz KH Sunardi Sahuri dari Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, KH Sunardi Sahuri juga membantu 1 kamar untuk RSI (senilai Rp 30 juta), dan 2 kamar dibantu dari tetangga KH Sunardi.

Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Karangmojo, KH Harun Al Rasyid melaporkan, panitia bermodal tanah 1 hektar. Tanah seluas 7000 meter persegi sudah terbayar, yang 3000 meter persegi belum terbayar. Sedang pembangunan RSI Karangmojo, sudah ada 12 jamaah yang menyanggupi membiayai pembangunan 12 kamar. Untuk pengumpulan dana terus digiatkan melalui pengajian Sabtu Pagi berlangsung empat kali dalam sebulan.

KH Sunardi Sahuri sangat mendukung dibangunnya RSI Karangmojo, untuk memberikan pelayanan umat Islam di Kabupaten Gunungkidul. Menurutnya, orang sakit sebetulnya sembuh karena Allah, hanya saja disembuhkan oleh dokter di rumah sakit. Dengan dibangunnya RSI di Karangmojo, umat Islam akan mendapatkan pelayanan kesehatan, sesuai agama yang dianutnya.

“Memang kematian tidak ada yang tahu, pagi masih mengaji, siang meninggal secara mendadak. Untuk itu sebelum mati kita semua, mari berkorban membantu pembangunan RSI Karangmojo. Target dalam pengajian Sabtu Pagi mendapat Rp 50 juta, tetapi alhamdulillah mendapat Rp 60,85 juta,” ungkap KH Sunardi.

Bantuan yang dikumpulkan KH Sunardi Sahuri, semula mentok seluas 311,5 meter (atau Rp 31,1 juta), kemudian KH Sunardi menghubungi dr Soerojo yang sebelumnya berkunjung ke PP Al Hikmah, untuk ikut membeli kaplingan tanah, langsung membantu 100 meter (Rp 10 juta). Hal ini mendorong jamaah lainnya ikut membeli tanah kaplingan, termasuk santri-santri PP Al Hikmah urunan membeli tanah, dan akhirnya terkumpul Rp 60,85 juta. (Sarwo)

Komentar

Komentar