Permintaan Hibah Buku Tinggi, Dispussip Launching Program Sedekah Buku

oleh -
Launching program Sajisaka yang digagas Dispussip. (KH)
kadhung tresno

WONOSARI, (KH),— Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Gunungkidul melaunching program sedekah buku Satu Jiwa Satu Pustaka (Sajisaka) di rumah dinas Bupati Gunungkidul, Kamis (22/10/2020).

Program sedekah buku digagas merespon semakin tingginya permintaan buku stok lama atau bukan buku baru ke Dispussip dari berbagai lembaga yang memiliki perpustakaan termasuk diantaranya perpustakaan desa (Perpusdes).

Kepala Dispussip Gunungkidul, Drs Ali Ridlo MM., mengatakan sejak tahun 2015 Dispussip melakukan hibah buku ke berbagai lembaga diantaranya institusi pendidikan setingkat SD dan SMP termasuk Perpusdes, serta perpustakaan berbasis komunitas. Jumlah permintaannya dari tahun ke tahun pun mengalami kenaikan.

“Kami bermaksud menggalang donasi buku lewat gerakan ini. Kami awali dengan meletakkan bok atau kotak tempat donasi buku di beberapa instansi dan kantor,” kata dia usai melaunching program bersama Bupati Gunungkidul, Badingah.

“Tahun 2019 ada 30-an lembaga yang meminta buku, kemudian naik menjadi 40 lembaga,” ujar Ali.

Penempatan bok untuk menampung hibah buku berada di Kantor Sekretariat Daerah (Setda), BPD DIY, DPMPT, Balai Kalurahan Pengkol, serta Dispussip sendiri. Jika masyarakat kesulitan menjangkau keberadaan bok-bok buku tersebut, pihak Dispussip siap mengambil buku ke lokasi yang akan mendonasikan buku.

Dirinya berharap penggalangan buku baik dari perseorangan maupun lembaga dapat menambah stok buku yang dapat dihibahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Badingah menyatakan mendukung terhadap gerakan Sajisaka itu.

“Sajisaka juga mendukung naiknya minat baca di masyarakat yang akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Badingah.

Dirinya mengajak masyarakat untuk merespon gerakan ini dengan kesediaan ikut berdonasi buku. Meski bukan buku baru dirinya yakin pihak lain masih sangat membutuhkannya. (Kandar)

Komentar

Komentar