Pemilihan Lurah Berbuntut Penganiayaan, Pihak Korban Lapor ke Polisi

oleh -
pengeroyokan
ilustrasi pengeroyokan. (internet)

PONJONG, (KH),– T (41) warga Padukuhan Alas Ombo, Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul melaporkan tindakan pengeroyokan dan penganiayaan  terhadap suaminya, Ng (45).

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menginformasikan, laporan disampaikan oleh pelapor pada Senin (1/11/2021). Pelapor mendatangi Polres Gunungkidul sekitar pukul 13.00 WIB.

“Perkara tersebut sedang dilakukan penyidikan oleh Satreskrim Polres Gunungkidul,” kata Suryanto.

Berdasar informasi yang dihimpun, penganiayaan yang menimpa Ng diduga merupakan buntut pemilihan Lurah (Pilur) di Kalurahan Bedoyo. Ng merupakan timses pemenangan salah satu kontestan Pilur di Kalurahan Bedoyo.

Menyitir keterangan pelapor, paska pencoblosan hari Sabtu, (30/10/2021) lalu korban dicari oleh dua orang. Dua orang itu datang ke rumah pelapor mencari Ng. Mereka nampak emosi bahkan mengancam hendak membawa korban pergi.

Istri korban panik lantas meminta kejelasan, namun tak diperoleh keterangan jelas dari orang yang mendatanginya. Usai orang yang mencari korban pergi, pelapor menghubungi suaminya melalui ponsel namun tak berhasil tersambung.

Anak pelapor yang masih duduk di bangku sekolah berniat mengejar orang yang datang marah-marah itu. Namun, dicegah oleh pelapor. Pelapor kemudian pergi ke tempat di mana Ng biasa berkumpul bersama teman-temannya.

Saat mencari Ng, pelapor mendapat telepon dari anaknya bahwa Ng telah pulang. Kaget bukan main, Ng pulang dalam kondisi luka-luka. Ng kemudian diantar ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perwatan.

Saat ini Ng dalam perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Gunungkidul akibat luka luka yang diderita. Tidak terima atas perlakuan terhadap suaminya, T kemudian melapor ke Polisi. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar