Makanan Khas Gunungkidul Diincar Wisatawan

oleh -
iklan dispar

PLAYEN, kabarhandayani.– Berkunjung ke Gunungkidul, tidak lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan dari Gunungkidul. Potret itulah yang terjadi pada wisatawan yang datang ke Gunungkidul.
Sejumlah pusat oleh-oleh pun meraup rupiah, seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul. Makanan khas Gunungkidul paling sering diincar para wisatawan.
Dian (19), salah satu karyawan di toko oleh-oleh yang ada di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya Gading, Playen membenarkan hal itu. Dian mengaku, makanan yang paling banyak diminati adalah makanan khas Gunungkidul.
“Makanan yang banyak dibeli adalah makanan khas Gunungkidul, seperti: walang, gathot, thiwul, bakpia dan geplak,” ungkapnya pada Jumat (1/8/2014).
Menurut Dian, pembelinya pun mengalami peningkatan hingga di atas 50 persen. Meskipun peningkatan jumlah pembeli juga dibarengi peningkatan harga, namun makanan-makanan tersebut selalu habis setiap harinya.
Dian mengungkapkan, mulai H+1 libur lebaran, sudah lebih dari 500 toples belalang yang terjual hingga hari ini. Hal demikian juga terjadi pada makanan gathot, thiwul dan bakpia yang terjual lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa.
Hal senada juga diungkapkan oleh Nur (28), karyawan pusat oleh-oleh di Gading, Playen. Menurut Nur, pembeli di toko tersebut mengalami peningkatan sekitar 30 persen dengan makanan yang paling laku adalah gathot, thiwul dan bakpia. Di toko yang buka sejak pagi hingga malam ini, setidaknya sudah ratusan bungkus gathot dan thiwul yang terjual.
“Toko ini termasuk baru, tetapi pembelinya cukup banyak. Terutama para wisatawan dan pemudik yang membeli oleh-oleh untuk keluarganya,” pungkas Nur. (Mutia/Tty)

Komentar

Komentar