Liga Pelajar Gunungkidul ke- 7 Masuki Babak 6 Besar

oleh -2516 Dilihat
oleh
Sepak bola
Dua pemain terlibat perebutan bola pada pertandinga Lipeg 7 di Stadion Gelora Handayani. (KH)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Babak kualifikasi grup Liga Pelajar Gunungkidul atau Lipeg ke- 7 tahun 2022 telah usai. Kompetisi antar sekolah yang dipusatkan di Stadion Gelora Handayani, Jeruksari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta ini memasuki babak 6 besar.

Sebanyak enam tim dari tiga belas peserta SMA dan SMK seluruh Gunungkidul, kini tengah bersiap melanjutkan persaingan di fase ini .

Keenam tim tersebut antara lain dari grup A ada SMAN 2 PLAYEN dan SMAN 1 TANJUNGSARI, dua tim dari grup B, SMKN 2 WONOSARI dan SMKN 1 NGLIPAR, dan SMK PEMBANGUNAN KARANGMOJO serta SMK MUHAMMADIYAH 1 PLAYEN mewakili grup C.

Ketua panitia pelaksana Lipeg 7, Heri Santosa mengatakan, babak enam besar akan dimulai pada bulan Januari tahun depan, mengingat terdapat masa libur Natal dan tahun baru, pada akhir bulan ini. Nantinya keenam tim yang lolos akan terbagi dalam dua grup.

“Babak enam besar kami mulai pada tanggal 6 Januari 2022 mendatang. Keenam tim akan dibagi dua grup, dengan sistem setengah kompetisi. Nanti empat tim terbaik berhak lolos ke babak semifinal,” ungkapnya, Senin, (19/12/2022).

Heri menambahkan, dalam pelaksanaan Lipeg ke 7 ini, pihaknya membawa misi besar yakni mengembalikan makna sepakbola yang bersahabat, aman dan ramah anak.

“Kami benar – benar menjaga pelaksanaan event tahunan ini agar pelaksanaannya berjalan lancar dan aman. Mengingat, event olahraga di Indonesia sempat terpuruk akibat tragedi Kanjuruhan, di Malang,” lanjutnya.

Pihaknya mengaku bersungguh-sungguh menjaga komitmen bersama tim peserta, suporter dan pihak keamanan. Dengan begitu Lipeg ini diharapkan menjadi barometer event olahraga yang aman, nyaman dan dapat dinikmati semua kalangan dan usia tanpa adanya kekhawatiran.

Bersamaan dengan digelarnya pertandingan antar sekolah, diisi pula dengan lomba kreatifitas antar suporter dan berbagai kompetisi di luar sepakbola lainnya.

Lipeg ke- 7 tahun ini kembali digelar setelah dua tahun tidak terlaksana akibat Pandemi Covid-19.

“Lipeg ini juga menjadi ajang pembinaan bibit – bibit muda sepakbola Gunungkidul,” tukas Heri. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar