Lebar Rekahan Tanah Capai 1,5 M, 3 Rumah Warga Mengkhawatirkan

oleh -
Tanah merekah dan longsor di Pengkol, Nglipar. KH/ Kandar
iklan dispar
Tanah merekah dan longsor di Pengkol, Nglipar. KH/ Kandar
Tanah merekah dan longsor di Pengkol, Nglipar. KH/ Kandar

NGLIPAR (KH)— Akibat adanya hujan deras yang mengguyur berhari-hari, menyebabkan berbagai bencana terjadi di Gunungkidul. Seperti yang terjadi di Padukuhan Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar ini, tanah pada lereng dekat dengan pemukiman merekah cukup lebar.

Akibatnya, 3 rumah warga yang berada tidak jauh dari tanah bergerak itu mengkhawatirkan. Disebutkan salah satu warga pemilik rumah terdekat dengan tanah bengkah, Sukadi (50), tanda-tanda retak terjadi sejak Jum’at, (1/12/2016) lalu.

“Awalnya hanya belasan centi meter saja lebarnya, setelah hujan deras kembali mengguyur dengan durasi lama, hari berikutnya, Sabtu, tanah bergeser dan membelah dengan lebar rata-rata 1,5 meter,” jelasnya Senin, (5/12/2016).

Lanjut Sukadi, pada satu kawasan lereng itu sedikitnya ada tiga titik rekahan, dua titik dengan ujung rekahan satu dengan yang lain tersambung sehingga seakan melingkar setengah oval dengan panjang total sekitar 60-an meter lebih, Akbibat pergerakan tanah itu pula belasan pohon tumbang.

Ia mengungkapkan, ia sempat melihat ke dalam liang tanah yang merekah, awalnya dalamnya mencapai 10-an meter. Namun karena terisi aliran air yang membawa material lumpur saat ini kedalaman liang tanah kurang lebih 2,5 meter.

Rumah Sukadi, dan dua warga lain, Warso dan Mardi hanya berjarak belasan meter saja dengan tanah bengkah itu, sehingga membuat mereka khawatir jika retakan tanah bertambah lebih lebar dan panjang, karena ada kemungkinan rumah mereka terkena dampaknya.

Lebih jauh disampaikan, Di dasar lereng tanah bengkah dan ambles itu merupakan jalur aliran air hujan, dirinya menduga hal tersebut menjadi salah satu faktor labilnya kondisi tanah bagian atas.

Musibah ini mendapat perhatian banyak pihak, selain beberapa lembaga terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polisi dan Pemdes setempat, masyarakat sekitar silih berganti datang untuk melihat.

“Kita harap warga terdekat waspada, apabila hujan deras berdurasi lama kembali terjadi, kita himbau untuk mengamankan diri,” kata Kepala Bagian Pembangunan Desa Pengkol, Partoyo.

Senada dengan Partoyo, Kapolsek Nglipar, AKP Kasiwon berharap, warga tidak lengah, sehingga apabila terjadi bencana, kerugian dapat diminimalisir. (Kandar)

Komentar

Komentar