Konflik Pindul Pengelola Minta Sultan Turun Tangan

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,kabarhandayani.—Konflik yang terjadi di Objek Wisata Goa Pindul, Gunungkiudul mulai meruncing, pengelola objek wisata setempat akan meminta Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk membantu menyelesaiakan masalah yang kini dihadapi oleh objek wisata andalan Gunungkidul ini.
Salah satu pengelola Goa Pindul, Haris Purnawan mengatakan, pihaknya akan melakukan audensi dengan Gubernur untuk menyelesaiakan konflik yang kini sedang terjadi. Menurut Haris, pasca ditetapkannya Bagiyo sebagai tersangka, masyarakat yang setiap harinya mengantungkan hidup di Goa Pindul mulai resah.
“Kita akan melakukan audensi dengan gubernur, agar masalah ini dapat segera selesai dan tidak berlarut-larut, karena kita khawatir dampaknya akan sampai ke masyarakat,” kata Haris, Selasa (23/9/2014).
Dikatakan Haris, selain meminta Gubernur turun tangan, pihaknya mendesak Pemkab Gunungkidul segera merealisasikan Perda Retribusi Pariwisata, sesuai dengan perda nomor 17 tahun 2013 tentang peraturan daerah (Perda) Gunungkidul nomor 6 tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga.
“Kita (Pengelola) berharap Pemkab Gunungkidul segera mengambil alih penarikan retribusi,” katanya.
Sementara Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menyampaikan, pihaknya berupaya keras untuk memberikan legalitas atas upaya pemberdayaan masyarakat di Goa Pindul.  Dalam kasus ini pihaknya mengaku tidak akan mengorbankan masyarakat termasuk Bagiyo.
“Kita akan berkoordinasi sehingga hal ini bisa diselesaikan, saya berharap semua memberikan kontribusi yang positif,” jelasya.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar