GUNUNGKIDUL, (KH),– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 tahun 2026, SMK Negeri 2 Wonosari menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan gaya hidup sehat dengan inovasi teknologi. Perayaan tersebut dimeriahkan dengan kegiatan lari massal bertajuk “Smakadano Run” serta pameran karya unggulan siswa, salah satunya mobil listrik hasil inovasi internal sekolah.
Kepala SMK Negeri 2 Wonosari, Darmadi, menjelaskan bahwa peringatan HUT kali ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ajang unjuk kompetensi siswa sesuai dengan perkembangan teknologi industri.
“Selain kegiatan olahraga, kami menampilkan karya teknologi berupa mobil listrik yang merupakan hasil kolaborasi antara jurusan otomotif dan jurusan pengelasan,” ujar Darmadi, Minggu (8/2/2026).
Mobil listrik tersebut mendapat perhatian khusus dari para tamu undangan. Kanjeng Wironegoro bersama Bupati Gunungkidul bahkan berkesempatan mencoba langsung kendaraan tersebut dengan berkeliling area sekolah. Keduanya memberikan apresiasi atas kualitas karya siswa yang dinilai memiliki potensi untuk bersaing di tingkat yang lebih luas.
Sejak ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada tahun lalu, SMK Negeri 2 Wonosari semakin membuka diri dalam melayani kebutuhan masyarakat. Status ini memungkinkan sekolah menjalankan berbagai unit usaha produktif berbasis kompetensi keahlian.
“Unit layanan kami kini terbuka untuk umum, mulai dari servis dan cuci mobil di jurusan otomotif, jasa produksi menggunakan mesin CNC di jurusan mesin, hingga layanan fotografi dan videografi dari jurusan DKV,” jelas Darmadi.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja, sekaligus memperkuat pembelajaran berbasis praktik industri.
Tidak berhenti di tingkat nasional, SMK Negeri 2 Wonosari juga terus memperluas jejaring hingga ke level internasional. Pada tahun ini, sekolah merencanakan pembukaan kelas khusus program magang ke Jepang.
Program tersebut dilandasi keberhasilan SMK Negeri 2 Wonosari yang telah memberangkatkan lebih dari 80 siswa untuk mengikuti program magang di Jepang. Ke depan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, kemandirian, dan daya saing lulusan di dunia kerja global.







