Gatot Tiwul Masih Menjadi Primadona Pemudik

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Memasuki arus balik dan libur lebaran, sejumlah pusat oleh-oleh khas Gunungkidul diserbu pengunjung dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Purworejo dan kota-kota besar lainnya.
Salah satu toko oleh-oleh yang diserbu pengunjung adalah Gatot Tiwul Yu Tum yang terletak di Jalan Pramuka, Wonosari. Makanan berbahan dasar gaplek ketela dipadukan dengan gula Jawa dan parutan kelapa ini masih menjadi primadona pemudik.
Slamet, pemilik toko Gatot Tiwul Yu Tum menuturkan, omzet penjualan berbagai jenis oleh-oleh khas Gunungkidul seperti tiwul ayu, gatot, belalang, rengginang, krecek, dan berbagai makanan berbahan dasar singkong mengalami kenaikan.
“Pengunjung banyak mencari gatot dan tiwul. Katanya untuk oleh-oleh,” ujar Slamet saat ditemui ditemui di tokonya, Kamis (31/07/2014).
Slamet memaparkan, pengunjung yang datang di tokonya selama libur lebaran cukup tinggi, omzet penjualannya mengalami kenaikan hingga 100% jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. Gunungkidul, kata Slamet, telah menjadi kota tujuan wisata sehingga jumlah pengunjung cukup padat jika dibandingkan hari biasa.
“Sejumlah pengunjung terus berdatangan, mereka memilih makanan yang akan dibawa untuk oleh-oleh. Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, kita juga menambah jumlah produski,” terang Slamet sembari sibuk melayani pembeli.
Anggota DPRD Gunungkidul, M Dodi Wijaya menuturkan, usaha penjualan makanan khas di Gunungkidul memang menjanjikan, karena kunjungan wisatawan saat libur panjang terus meningkat, sehingga menguntungkan ratusan pedagang.
Menurutnya, kini Gunungkidul sudah menjadi kabupaten tujuan wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap libur panjang, jumlah pengunjung terus meningkat, kesempatan tersebut harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dengan mengembangkan usaha lokal. (Juju/Jjw).

Komentar

Komentar