“Malam pukul 24.00 WIB kondisinya masih baik-baik saja. Diikat di pohon di sebelah selatan masjid,” kata Suyanto, Senin (17/6/2024).
Kebetulan, sambungnya, masjid sedang dalam tahap renovasi. Sehingga, tidak ada yang berjaga tidur di masjid karena kondisinya tidak memungkinkan. Praktis keadaan ternak tersebut tidak terpantau selama diikat di dekat masjid.
Dia melanjutkan, pada keesokan harinya saat hendak disembelih, ternak ditemukan dalam keadaan mati. Tubuh dan kepala serta bagian kakinya terlilit tali.
Warga menduga, pada malam sebelumnya sapi ini berputar mengitari pohon tempat tali ditambatkan. Oleh karena itu tali pengikatnya justru melilit tubuh sapi.
“Pagi hari saat ditemukan lidahnya sudah menjulur,” tukas dia.
Warga tak berlama-lama hanyut dalam kesedihan. Mereka lantas sepakat menguburkan hewan berwarna cokelat tersebut. (Kandar)