Eksotisme Pantai Bekah, Selain Tempat Mancing, Hewan Langka Sering Muncul

oleh -
Salahsatu sudut tebing di kawasan Pantai Bekah. KH/ Kandar
iklan dispar
Salahsatu sudut tebing di kawasan Pantai Bekah. KH/ Kandar
Salah satu sudut tebing di kawasan Pantai Bekah. KH/ Kandar

PURWOSARI, (KH)— Selain terkenal dengan banyaknya destinasi wisata pantai berpasir putih, Gunungkidul juga memiliki beberapa spot pemancingan laut yang eksotis. Disebut bnamanya Pantai Bekah.

Pantai yang berada di Padukuhan Temon, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari ini banyak yang menyebut mirip dengan Uluwatu di Bali. Pantai dengan karakteristik tebing tinggi yang curam ini menjadi lokasi favorit para pemancing laut.

Kades Giripurwo, Supriyadi, mengatakan, setiap malam hampir selalu ada pemancing yang hadir di pantai ini, terlebih pada malam hari libur. Pemancing saat ini dapat lebih nyaman melakukan aktivitasnya, karena telah ada pondokan dan juga pembuatan tempat atau spot memancing yang tertata rapi.

“Menjalankan hobi mancing disuguhi pemandangan yang indah, membuat betah para pemancing seolah mendapat bonus,” Kata Supriyadi beberapa waktu lalu.

Pemancing juga pasti suka dengan berbagai jenis ikan yang bisa didapatkan, ada ikan kampur, kakap merah, ikan kerapu macan. Ada lagi layur, caru bahkan udang lobster. Kata Supriyadi, ukuran jenis ikan yang biasa didapat juga tergolong besar.

Ia mengakui, di lihat dari perkembangan untuk sebuah destinasi wisata memang masih jauh dari harapan, kunjungan wisatawan tak seramai Pantai pasir pada umumnya. Dimungkinkan menjadi salah satu kendalanya yakni posisinya yang tersembunyi, dan akses jalan belum memadai.

“Masih jalan cor blok yang terdapat kerusakan di sana sini, kondisi jalan yang naik turun juga menjadi tantangan tersendiri, terlebih mereka yang suka petualangan menggunakan kendaraan segala medan,” sambung dia.

Tetapi, pemacing terkadang lebih suka dengan hal demikian, sepi pengunjung/ wisatawan membuat pemancing lebih leluasa dan nyaman. Kata Bambang, warga Kanigoro yang memiliki hobi mancing laut ini menyukai suasana seperti yang ada saat ini.

“Sepertinya lebih baik seperti ini, cuma terkadang tidak adanya pedagang menjadi kendala juga,” ujarnya.

Parjuki, salah satu warga setempat yang biasa melayani berbagai keperluan dan kebutuhan pengunjung menambahkan, tidak adanya pedagang lantaran kunjungan wisatawan belum stabil, jikalupun ada hanya waktu-waktu tertentu saja.

Selain sebagai tempat mancing, eksostisme Pantai Bekah lainnya disebutkan Parjuki, yakni adanya kawanan hewan laut yang jarang ditemui di pantai lain lebih sering muncul disini. Biasanya kawanan kura-kura, lumba-lumba, bahkan Hiu dan Paus sesekali menampakkan diri di laut ini.

“Lumba-lumba terkadang bisa ratusan jumlahnya, pantai dengan tinggi tebing mencapai 80an meter ini memanag eksotis” ungkapnya. (Kandar)

Komentar

Komentar