Tugiya selaku Kabag Kesra sekaligus Ketua panitia kegiatan mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatam yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwista Kabupaten Gunungkidul dalam rangka Desa Budaya, Selasa (17/3/15)
“Acara ini tidak dilombakan, tapi bertujuan untuk melestarikan kebudayaan yang sempat meredup, yaitu kethoprak,”tambah Tugiya di sela-sela mengamati latihan Kethoprak.
Dalam pagelaran kethoprak ini sekitar 40 orang terlibat di dalamnya. Ada perwakilan dari pamong desa, lembaga lembaga desa, masyarakat yang muda maupun dewasa , pendidik PAUD pun ikut terlibat. Bagi para remaja yang bisa pencak silat atau sejenisnya di plot sebagai prajurit. Pendidik PAUD diplot sebagai penari jaran kepang.
“Diharapkan dengan adanya pagelaran kethoprak, nantinya masyarakat kembali mau dan bersemangat untuk lebih mencintai budaya lokal , serta mau berjuang bersama melestarikan kebudayaan yang sudah jarang diperhatikan ini,” pungkas Tugiya.(Hari)