Deklarasi PDIP Usung Bambang Wisnu-Benyamin Diwarnai Ziarah Ke Makam Wonopawiro

oleh -
Deklarasi PDIP usung Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi pada Pilkada 2020. (KH/Kandar)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),— Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendeklarasikan mengusung Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul 2020, Kamis (3/8/2020).

Deklarasi dilaksanakan di kompleks pemakaman umum Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul. Sebelum pelaksanaan deklarasi diwarnai prosesi ziarah di makam Demang Wonopawiro. Tokoh yang dikenal dalam legenda sebagai pembuka wilayah pusat pemerintahan Gunungkidul, kota Wonosari.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyebutkan, alasan pemilihan tempat deklarasi di kompleks makam Demang Wonopawiro karena keberadaannya memiliki sejarah heroik bagi berdirinya Kabupaten Gunungkidul.

“Spirit yang harus kita teladani dari Demang Wonopawiro harus terpatri dalam sanubari, sebagaimana kita tahu dalam banyak tulisan perjuangan Demang Wonopawiro dalam tugas Babat Alas Nongko Doyong tidaklah mudah, halangan dan rintangan yang ada tidak untuk dihindari tetapi harus dihadapi dan diselesaikan,” terang Endah.

Menurutnya, semangat tersebut menjadi teladan yang kemudian harus ditiru dalam konteks melanjutkan pembangunan Gunungkidul. Sebab, hingga saat ini masih banyak persoalan yang ada di Gunungkidul belum terselesaikan.

“Tidak ada pilihan lain, calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul dari PDIP Perjuangan harus yakin dan optimis mampu menyelesaikan semua persoalan yang ada,” imbuh Endah.

Pihaknya berharap, deklarasi hari ini menjadi pijakan dan keutuhan tekad seluruh team pemenangan agar bersama-sama menjalankan tugasnya masing-masing, bersatunya masyarakat Gunungkidul untuk Bambang – Benyamin.

“Kita juga pasti tidak lupa kalimat yang pernah disampaikan Bung Karno “Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya”,” seru Ketua DPRD Gunungkidul ini.

Lebih jauh disampaikan, bapaslon dari PDIP secara serentak se Indonesia, begitu juga Gunungkidul akan mendaftar ke KPUD Gunungkidul pada 4 September 2020. Pihaknya memastikan, prosesi pendaftaran dengan tema kebudayaan akan mematuhi protokol kesehatan penanggulangan COVID-19 sebagaimana yang diinstruksikan KPUD. Diantaranya, pembatasan rombongan hingga pengecekan suhu tubuh peserta yang turut serta hadir di KPUD.

Adapun target perolehan suara dalam Pilkada Gunungkidul, Partai besutan Megawati ini mematok menang dengan capaian 70% suara.

Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati PDIP Ziarah di makam Demang Wonopawiro. (KH/Kandar)

Sementara itu, Bakal Calon Bupati (Bacalon) PDIP, Bambang Wisnu Handoyo mengakui, penunjukan dirinya oleh PDIP berpasangan dengan Benyamin Sudarmadi merupakan suatu kehormatan.

“Deklarasi ini membawa arti bahwa kami sebagai petugas partai dipercaya untuk memimpin Gunungkidul,” kata Bambang.

Bambang optimis, berbekal peletakan dasar pembangunan yang telah dimulai pemimpin sebelumnya, pihaknya akan mampu membawa Gunungkidul tidak ketinggalan dengan kemajuan wilayah lain di DIY.

“Pada saatnya nanti saya yakin masyarakat Gunungkidul tidak lagi silau dengan prestasi daerah lain,” tandasnya.

Dalam pelaksanaan deklarasi pengurus DPC PDIP dan kader mengenakan pakaian adat DIY. Deklarasi diakhiri dengan ramah tamah di kediaman trah keturunan Demang Wonopawiro. (Kandar)

Komentar

Komentar