Dapat Tumbuh Dengan Baik, Tanaman Kopi Di Nglanggeran Belum Dikembangkan Optimal

oleh -
Tanaman kopi di Nglanggeran, Patuk. (KH/ Nurul)
iklan-idul-fitri-smkn3-wno

PATUK, (KH),– Selain populer dengan keberadaan Gunung Api Purba, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul memiliki kondisi tanah yang potensial ditanami berbagai jenis tanaman buah.

Selain tanaman buah, seperti durian, rambutan serta cokelat, di kawasan bukit Nglanggeran juga dapat tumbuh dengan baik tanaman kopi. Namun keberadaan tanaman kopi saat ini cukup jarang. Tinggal segelintir saja warga yang memiliki tanaman kopi.

iklan kejari

Tanaman kopi salah satunya ada di pekarangan rumah Sugeng Handoko, Koordinator Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran. 5 pohon kopi jenis robusta yang dimiliki mulanya ditanam oleh orang tuanya, Wagiran.

“Dulu iseng saja menanam. Hingga saat ini belum dikembangkan penanaman dalam skala yang banyak,” kata dia belum lama ini.

Alasannya, dirinya menilai perawatan tanaman kopi cukup sulit. Tak hanya itu saja, untuk cakupan kawasan lokal dan jumlah yang terbatas, harga jual biji kopi juga tak menutup biaya operasional perawatan tanaman.

“Masyarakat di sini lebih memilih mengembangkan tanaman cokelat,” imbuh Sugeng Handoko.

Meski tidak mendatangkan keuntungan, tanaman kopi yang ada di pekarangan rumahnya dibiarkan tetap hidup hingga saat ini. Selama ini dirinya memberikan perawatan sekadarnya saja.

Selain Sugeng Handoko, Gandi merupakan warga lain yang masih memiliki tanaman kopi di sekitar rumahnya. Bedanya, Gandi mulai memanfaatkan biji kopi dari tanaman yang ia miliki. Upaya Gandi memanfaatkan biji kopi dari tanaman miliknya tak lepas dari jenis usaha yang dijalani, yakni warung kopi.

Warung kopi yang ia buka setahun silam itu beberapa kali telah memanfaatkan biji kopi robusta yang ia olah. (Nurul)

hut gk kh

Komentar

Komentar