Buat Seru-seruan, Puluhan Anak Diamankan Terkait Tindakan Perang Sarung

oleh -
Sarung
Puluhan remaja diamankan terkait perang sarung. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Ada-ada saja. Puluhan remaja diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Gunungkidul lantaran tindakan perang sarung.

Dalam jumpa pers, Selasa, (12/4/2022), Wakapolres Gunungkidul, Kompol Widya Mustikaningrum menyampaikan, perang sarung dilakukan karena alasan sedang tren.

“Katanya untuk seru-seruan saja. Tetapi perlu diantisipasi sejak dini. Sebab, lama-lama bisa berbahaya,” kata Kompol Widya di Mapolres Gunungkidul.

Barang bukti yang diamankan petugas, selain motor dan HP ada beberapa sarung sebagai alat berkelahi. Sarung digulung sedemikian rupa, kemudian di bagian ujung diikat. Sain diikat manual, ada yang diikat pakai lakban.

Dari hasil pendalaman kasus, remaja mengaku menggunakan sarung untuk menyambuk lawannya. Karena diujung diikatkan, cambukan dapat lebih kuat mengenai sasaran layaknya pukulan benda tumpul.

Dari 3 lokasi pengamanan secara maraton yakni Nglipar, Karangmojo dan Playen ada sebanyak 21 anak dan remaja yang diamankan.

Salah satu remaja yang ikut dalam perang Sarung mengaku hanya ikut-ikutan. Mulanya diajak temannya melalui sambungan telepon lantas memutuskan bergabung dalam rombongan.

Dari tiga lokasi pengamanan remaja, belum secara keseluruhan terjadi perang sarung. Sebagian masih rencana sehingga langsung digagalkan. Sebelumnya petugas melakukan patroli cyber sehingga lebih dini dapat mengendus rencana perang sarung.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro menambahkan, para remaja yang sebagian besar masih pelajar tersebut akan dikenai sanksi wajib lapor.

“Kami minta wajib lapor seminggu dua kali. Selain itu kepolisian juga akan melakukan pembinaan,” kata AKP Mahardian. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar