Air Terjun Gedad Beranjak Naik Daun, Pengelola Siapkan Pokdarwis

oleh -
Air terjun Gedad di Padukuhan Gedad, Desa Banyusoca, Kecamatan Playen. KH
kadhung tresno
Air terjun Gedad di Padukuhan Gedad, Desa Banyusoca, Kecamatan Playen. KH

PLAYEN, (KH)— Belum genap dua bulan destinasi wisata baru di Padukuhan Gedad, Desa Banyusoca, Kecamatan Playen ini semakin hangat diperbincangkan. Air Terjun Gedad (ATG) oleh warga sekitar digadang menjadi destinasi gres yang memiliki daya magnet bagi pecinta tamasya.

Sebagaimana disampaikan Dukuh Gedad, Rosyid Abdul Khamdani, ATG berada di tengah pemukiman warga padukuhan Gedad. Jarak dari Kantor Kecamatan Playen ke arah barat daya sekitar 13 km, sedangkan jarak dari Air Terjun Sri getuk hanya sekitar 8 km saja. Aliran air terjun berasal dari mata air di lereng perbukitan Padukuhan Gedad yang tidak pernah kering walau di musim kemarau. Walaupun memang debit air sedikit berkurang.

“Pemanfaatan ATG agar menjadi salah satu destinasi wisata di Gunungkidul dilakukan oleh karang taruna,” terang Rosyid, Rabu, (16/2/2017). Pihaknya secara langsung yang mempelopori upaya merintis ATG. Dimulai pada tanggal 10 januari 2017 lalu, kegiatan dimulai dengan membersihkan gundukan sampah di dasar air terjun maupun di lahan sekitar.

Upaya pembukaan disertai pembuatan jalan dari kayu hingga di area tepat berada di depan air terjun. Masyarakat sekitar sangat antusias dan mendukung serta menyambut baik upaya ini. Besar harapan warga, dengan dikelolanya ATG, membawa dampak kesejahteraan bagi masyarakat.

“Saya berharap dapat memberdayakan masyarakat, setidaknya membuka lapangan pekerjaan untuk pemuda, disamping itu potensi peluang usaha bagi masyarakat juga semakin terbuka,” harap Rosyid. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan dapat pula menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai budaya yang ada di Padukuhan Gedad.

Lebih lanjut disampaikan, Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) akhir-akhir ini sedang dipersiapkan. Layanan awal yang diberikan oleh karang taruna setempat sebatas pengelolaan jasa parkir.

Lokasi parkir mobil saat ini masih berada di bahu jalan, tetapi untuk kendaraan roda dua diperbolehkan masuk parkir di area dekat ATG. Jarak dari Kantor Kecamatan Playen ke arah barat daya sekitar 13 km. Jarak dari Air Terjun Sri getuk sekitar 8 km

Sejak viral di medsos, jumlah pengunjung relatif terus naik, bahkan ramai terutama pada hari libur. Fasilitas masih sangat terbatas sehingga untuk keperluan toilet, mck dan lainnya masih numpang di rumah warga terdekat.

“Dalam satu minggu terakhir Bupati sudah 2 kali berkenan hadir, kami ucapkan terimakasih, hal tersebut menjadi semangat bagi kami. Kami berharap dukungan dan perhatian dari pemkab agar perkembangan ATG semakin cepat,” pinta Rosyid. (Kandar)

Komentar

Komentar