Semarak Hari Jadi ke-196, Gunungkidul Night Carnival Hadirkan Seni Lintas Daerah

Gunungkidul night carnival
Salah satu kelompok seni tampil memukau di depan panggung kehormatan. (Ist)

GUNUNGKIDUL, (KH), — Jalanan pusat Kota Wonosari berubah menjadi panggung budaya terbuka pada Sabtu (10/10/2026) malam. Ribuan warga memadati jalur dari pertigaan Kepek hingga Pasar Argosari untuk menyaksikan Gunungkidul Night Carnival (GNC) 2026. Beragam pertunjukan seni berpadu dengan tata cahaya dan iringan musik, menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul.

Mengusung tema “Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine”, pergelaran tahunan yang digagas Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Gunungkidul tersebut menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat.

Tak hanya melibatkan kelompok seni dari Gunungkidul, karnaval kali ini juga menghadirkan delegasi dari sejumlah daerah. Pertemuan beragam ekspresi seni itu menjadikan GNC sebagai ajang pertukaran budaya sekaligus kesempatan bagi seniman lokal untuk mengenal inovasi dari luar daerah.

Panggung utama di kawasan Pasar Argosari menjadi titik awal rangkaian pertunjukan. Acara dibuka dengan Tari Srikandi Handayani karya koreografer Mas Widi. Gerakan yang anggun sekaligus tegas menggambarkan semangat perempuan yang mandiri, berani bercita-cita, dan mampu mengambil peran penting di tengah masyarakat.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan kebanggaannya atas keterwakilan perempuan dalam jajaran pimpinan daerah. Ia menyoroti lima posisi penting yang saat ini ditempati perempuan, yakni bupati, ketua DPRD, kapolres, kepala kejaksaan negeri, dan kepala pengadilan negeri.

Menurutnya, Tari Srikandi Handayani menjadi simbol semangat perempuan yang dapat diandalkan serta memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

Dalam sambutannya, Endah juga mengutip pesan Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno, tentang pentingnya ketangguhan dan semangat pantang menyerah. Nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Gunungkidul.

“Tema Hari Jadi tahun ini menegaskan tiga pilar keharmonisan hidup masyarakat kita: semangat kebersamaan dan kekeluargaan, raga yang sehat dan sejahtera, serta kedamaian batin dan kehidupan sosial yang seimbang,” tutur Endah.

Tema tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan perayaan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul Agung Danarta dalam laporannya menyampaikan, GNC 2026 diikuti 21 kelompok seni. Peserta terdiri atas lima kontingen sekolah di Gunungkidul, yakni SMAN 1 Wonosari, SMAN 2 Wonosari, SMKN 2 Wonosari, SMAN 1 Semanu, dan SMAN 1 Tanjungsari, serta sejumlah sanggar seni.

Keterlibatan pelajar menjadi bagian dari upaya membuka ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus mendekatkan mereka dengan kesenian dan tradisi daerah.

Kemeriahan karnaval semakin berwarna dengan kehadiran kontingen dari Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, Temanggung, Pacitan, dan Ciamis. Turut tampil Sanggar Sri Tanjung Banyuwangi, kelompok Reog Ponorogo gabungan, serta Sanggar Saraswati dari Bali.

Ragam kesenian yang dibawa para peserta memperlihatkan bahwa panggung karnaval dapat menjadi ruang perjumpaan budaya. Di dalamnya, setiap kelompok memiliki kesempatan untuk menampilkan ciri khas daerah sekaligus saling mengenal kekayaan seni dari wilayah lain.

Untuk menjangkau lebih banyak penonton, penyelenggara menyiapkan dua panggung pertunjukan, masing-masing di kawasan Pemda Gunungkidul dan panggung utama Pasar Argosari. Masyarakat yang tidak dapat menyaksikan secara langsung juga bisa mengikuti acara melalui siaran langsung di kanal YouTube Kebudayaan Gunungkidul dan Dhaksinarga TV.

Bazar UMKM Ikut Hidupkan Suasana

GNC 2026 tidak hanya menjadi panggung pertunjukan seni. Kegiatan yang didanai melalui BKK Dana Keistimewaan dalam APBD DIY ini juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui bazar di Jalan Veteran, sisi selatan kompleks Pemda Gunungkidul, serta kawasan taman parkir Pasar Argosari di belakang panggung kehormatan.

Kehadiran bazar memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada warga yang datang menikmati karnaval. Dengan demikian, perhelatan budaya juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi acara.

Pada penghujung kegiatan, Bupati Endah menyerahkan cinderamata kepada perwakilan kontingen sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam menyemarakkan peringatan Hari Jadi Gunungkidul.

gunungkidul night carnival
Kelompok seni dari kabupaten lain ikut ambil bagian dalam Gunungkidul Night Carnival 2026. (ist)

Usai pergelaran, Endah menegaskan bahwa kehadiran delegasi dari luar daerah dapat menjadi sarana belajar bagi pelaku seni Gunungkidul. Melalui pertemuan dan pertukaran pengalaman, seniman lokal diharapkan memperoleh inspirasi untuk mengembangkan pertunjukan tanpa meninggalkan akar budaya Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, lanjutnya, berencana mengintensifkan pembinaan terhadap sanggar-sanggar seni lokal. Pemanfaatan Dana Keistimewaan diharapkan tidak hanya mendukung penyelenggaraan acara budaya secara berkala, tetapi juga memperkuat keberlanjutan ekosistem kesenian.

Ke depan, seni dan budaya diharapkan semakin terhubung dengan sektor pariwisata, termasuk melalui pertunjukan di destinasi wisata dan hotel. Dengan begitu, para pelaku seni memiliki peluang tampil lebih luas, sementara wisatawan mendapatkan pengalaman budaya yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

Gunungkidul Night Carnival 2026 pun menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya bukan semata-mata menjaga tradisi agar tetap tampil di panggung. Lebih dari itu, budaya perlu terus dihidupkan melalui kreativitas, pembinaan generasi muda, pertukaran gagasan, dan peluang ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait