PATI, (KH),– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepak bola usia dini asal Kabupaten Gunungkidul. Dalam waktu kurang dari dua pekan, pemain dari Gunungkidul Football Academy (GFA) sukses menorehkan prestasi di dua ajang sepak bola nasional yang digelar di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Gunungkidul terus menunjukkan perkembangan positif di level nasional.
Di bawah asuhan Coach Andi Taufik, tim GFA Kelompok Umur (KU) 2015 berhasil meraih Juara 1 Saling Jaga Soccer Championship 2025 yang berlangsung di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Tak berselang lama, tepatnya pada Minggu (28/12/2025), giliran GFA KU 2016 yang kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 3 Piala Anak Indonesia di Stadion Gelora Soekarno Mojoagung, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Gunungkidul Football Academy saat ini tercatat sebagai satu-satunya klub sepak bola dari Gunungkidul yang aktif mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional. Konsistensi tersebut menjadi modal penting dalam melahirkan atlet-atlet muda berbakat dari daerah.
Coach Andi Taufik mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya yang terus menunjukkan grafik peningkatan performa.
“Gunungkidul tidak bisa dipandang sebelah mata. GFA menjadi bukti bahwa ke depan dunia olahraga, khususnya sepak bola di Gunungkidul, akan terus maju,” ungkapnya.
Perjalanan GFA di Piala Anak Indonesia
Dalam ajang Piala Anak Indonesia, GFA yang bermarkas di Lapangan Sepak Bola Siraman tampil impresif dan tidak pernah mengalami kekalahan hingga laga krusial. Namun, langkah GFA harus terhenti setelah kalah 4–2 dari Klub Rabani asal Kota Malang, Jawa Timur.
Meski demikian, hasil tersebut tidak menyurutkan semangat para pemain muda GFA untuk menatap event berikutnya.
“Kami menyelesaikan turnamen dengan meraih juara III. Kekalahan ini justru menjadi cambuk bagi anak-anak untuk terus berlatih dan tampil lebih baik di event-event berikutnya,” kata Coach Andi.
Prestasi GFA juga mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Gunungkidul, Timbul Suryanto, yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan sepak bola usia dini. Ia menilai kemajuan olahraga, termasuk sepak bola, harus menjadi perhatian bersama.
“Olahraga Gunungkidul harus maju, tak terkecuali sepak bola. Sebagai bentuk dukungan, kami selalu hadir dan mendukung setiap event bersama para wali atlet,” ujarnya.
Dukungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para atlet muda Gunungkidul untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.





