Tragis, Pelajar Diperk0s4 Hingga Hamil

Orang tua korban tindakan asusila mendatangi UPT Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul. (KH)

GUNUNGKIDUL, (KH),— Bunga (nama samaran) masih berusia 15 tahun. Usianya seharusnya diisi dengan belajar di bangku SMA. Namun, jalan hidupnya berubah drastis.

Beberapa bulan lalu, ia mulai sering merasa tidak enak badan. Perutnya sering sakit. Orang tuanya, Waj dan Ag, mengira hanya sakit lambung. Ia dibawa ke fasilitas kesehatan. Diberi obat, dan tak ada kecurigaan.

Bacaan Lainnya

Hingga pemeriksaan terakhir, dokter menyarankan ke spesialis kandungan. Di ruang periksa, kabar mengejutkan itu datang. Bunga positif hamil. Waj mengaku kaget, bahkan sempat tak percaya.

Bunga semula diam. Tak mau cerita. Perlahan, ia mulai berani membuka suara. Ia mengaku dipaksa oleh seorang pria berinisial AB yang masih ada hubungan keluarga. Kejadian itu disebut berlangsung sejak Februari lalu.

AB, kata Bunga, kerap datang saat rumah sepi. Awalnya berpura-pura meminjam barang. Lalu memaksa melakukan tindakan yang seharusnya tidak terjadi. Ia bahkan mengancam akan menyebarkan video.

Kabar kehamilan ini cepat menyebar di lingkungan keluarga dan warga sekitar. Beberapa tokoh masyarakat mengajak keluarga duduk bersama. Ada yang meminta masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, orang tua Bunga menolak.

“Kami ingin pelaku dihukum seadil-adilnya,” tegas Ag.

Selasa (12/8/2025) pagi, Bunga bersama kedua orang tuanya mendatangi UPT Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul. Mereka ingin Bunga mendapat pendampingan psikologis dan dukungan untuk membuat laporan resmi ke Polres Gunungkidul.

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Gunungkidul, Nurudin Araniri, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

“Korban sudah mendapat pendampingan dari psikolog klinis dan didampingi untuk pelaporan ke Polres,” ujarnya.

Pendampingan ini, kata Nurudin, akan berlanjut. Tim akan memantau kondisi psikologis Bunga dan memastikan ia mendapat perlindungan yang layak.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait