Wayang dari Karton Usaha Melestarikan Budaya

oleh -
iklan dispar

SEMANU, kabarhandayani.– Kehidupan yang semakin kompleks dan semakin keras membuat pola pikir orang untuk lebih kreatif menciptakan peluang usaha atau berkarya. Di sisi lain, orang semakin tidak peduli akan budaya dan kesenian atau mainan tradisional, banyak orang sekarang memilih hal yang instan dan sedang tren. Inilah yang mendasari Pratjaja (68) menciptakan peluang usaha dengan membuat wayang dari karton.

Dengan menggunakan alat-alat yang sangat sederhana yakni berupa palu, kuas, cat minyak dan tatah yang berasal dari paku yang dibuat pipih agar bisa digunakan untuk memahat.

Dengan latar belakang menyukai budaya dan kesenian tradisional, beliau mengungkapkan kenapa beliau sangat suka terhadap kesenian wayang dan mengapresiasikannya dengan membuatnya melalui media karton. Selain membuat wayang dari media karton, pratjaja juga membuat topeng pesanan anak-anak PAUD dan TK.

Ia juga menambahkan, profesi sebenarnya adalah seorang pensiunan guru, saat ini melatih ekstrakurikuler drumband tetapi profesi sampingan sebagi pembuat wayang tradisional dari karton. “Saya sudah menjadi pelatih drumband sejak tahun 1964, yakni melatih drumband dari TK, SD, SMP dan SMA dan untuk mengisi kekosongan waktu, saya membuat wayang dari karton,” pungkas Pratjaja. (Agus_Jhody/Hfs)

Komentar

Komentar