TKPDK Gunungkidul Evaluasi Manfaat dan Kinerja Sistem Informasi Desa

oleh -
iklan dispar
PANGGANG, Kabarhandayani.– Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Gunungkidul mengadakan review kinerja dan pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Girimulyo Panggang pada Kamis, 5/6/2014. SID adalah sebuah platform teknologi informasi komunikasi untuk mendukung pengelolaan sumber daya komunitas di tingkat desa, atau bisa dikatakan sebuah portal yang berisi database suatu wilayah atau desa.
 
Sistem yang dikembangkan oleh COMBINE Resource Institution (CRI), sebuah LSM Nasional di Jogjakarta yang turut terlibat dalam pembangunan masyarakat melalui penguatan jaringan informasi dan komunikasi dengan menggunakan instrumen media komunitas dan teknologi informasi dan komunikasi tepat guna. Didampingi oleh tim Perkumpulan IDEA Yogyakarta, pada tahun 2011 lalu telah disusun perangkat Analisis Kemiskinan Partisipatif (AKP) dan diterapkan di 6 desa Kabupaten Gunungkidul, termasuk di Desa Girimulyo Panggang. Perangkat kerja AKP ini kemudian dimasukkan sebagai fungsi pengembangan dalam aplikasi SID.
 
Dalam acara tersebut Sarjiyo Kepala Desa Girimulyo Panggang memaparkan beberapa kendala dan kelemahan SID Desa Girimulyo, disebutkan beberapa, di antaranya: entri data profil desa, kependudukan, dan lainnya membutuhkan waktu yang lama, kurangnya SDM yang mumpuni menangani sistem tersebut, dan permasalahan dana untuk kebutuhan penunjang sistem meliputi perangkat internet dan komputer.
 
“Masih terdapat kendala yang kita temui selama ini, semoga pemerintah atau instansi terkait dapat membantu, sehingga SID dapat berfungsi sebagai perencanaan pembangunan, keterbukaan informasi, pendataan kemiskinan, peningkatan kualitas layanan dasar, dan lainnya secara maksimal,” harap Sarjiyo.
 
Banyak kemudahan yang dirasakan pihak pemerintah desa dengan adanya sistem tersebut, seperti; pelayanan publik lebih cepat, efisien dan mudah, serta validasi data lebih akurat. Ia mencontohkan jika ada warga yang menginginkan pelayanan di kantor desa namun tidak membawa identitas pelengkap seperti kartu KK, maka dapat dengan cepat dicari apabila data yang bersangkutan telah terekam.
 
Acara yang dihadiri Tim TKPKD Gunungkidul, Tim Combine RI, perwakilan Kantor Kecamatan Panggang, perangkat Desa serta tokoh pemuda desa. Dalam akhir acara, dilakukan pembahasan dan penyusunan rencana penanggulangan permasalahan dan kelemahan SID. (Sukandar/Jjw).

Komentar

Komentar