Sejak PPKM Darurat, Pengunjung Taman Kuliner Turun Drastis

oleh -
Taman kuliner Wonosari
Taman kuliner Wonosari. (KH/ Kandar)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Semenjak PPKM Darurat diberlakukan suasana di taman kuliner Wonosari berubah sepi. Penurunan tersebut terjadi lantaran ada kebijakan pembatasan jam buka serta larangan pengunjung makan di tempat.

Kepala Administrasi Pasar Kemantren Wonosari, Sularno mengatakan, karena kebijakan PPKM Darurat, sebagian besar pedagang memilih untuk tidak berjualan sementara waktu. Hal tersebut mempengaruhi minat masyarakat untuk berkunjung.

“Pengunjung turun drastis hingga tinggal 2 persennya saja dari jumlah rata-rata sebelumnya,” ujar Sularno.

Dijelaskan, pedagang yang memilih tidak berjualan sementara waktu mencapai 90 persen. Pedagang yang masih bertahan tetap berjualan dianggap bersedia dan patuh mengikuti aturan PPKM Darurat.

“Salah satunya tidak melayani makan di tempat,” ungkap Sularno.

Sementara itu, pedagang jajanan di Taman Kuliner Wonosari, Lilis Sagita (21) mengatur jam buka selama pemberlakuan PPKM.

“Karena dibatasi hingga jam 20.00 WIB, maka saya buka lebih pagi, sejak pukul 10.00 WIB,” ternag Lilis.

Sebelumnya, ia dan banyak pedagang lain membuka lapak kulinernya pada pukul 11 atau 13.00 WIB.
Dengan mtamanembuka usaha lebih awal, ia berharap dapat meningkatkan jumlah penjualan. Namun, usaha itu tak banyak berpengaruh.

“Ramainya kan setelah sore. Lagian banyak yang berminat di makan di tempat sambil nongkrong. Layanan dibungkus dan dibawa pulang kurang disukai konsumen,” terang Lilis.

Dengan kondisi menurunnya intensitas kunjungan di taman kuliner Wonosari tersebut, otomatis sebanding dengan hasil pedagang.

“Hasil berjualan meski buka lebih awal sangat drastis penurunannya,” tukas Lilis. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar