Salah Satu Calon Haji Gunungkidul Meninggal Dunia

oleh -
Ilustrasi. gambar: istimewa.
iklan dispar
Ilustrasi. gambar: istimewa.

WONOSARI, (KH),– Karena meninggal dunia, satu calon jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul gagal diberangkatkan ke tanah suci pada 3 Agustus mendatang. Calon jemaah haji tersebut diketahui meninggal akibat menderita sakit paru-paru.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Gunungkidul, Mukhotip mengatakan, calaon haji yang gagal diberangkatkan atas nama Sri Suarni Joko Suwarno. Calon jemaah haji asal Padukuhan Tegal Mulyo, Desa Kepek, Wonosari tersebut meninggal pada dunia akibat penyakit paru-paru.

“Ibu Suarni berusia 65 tahun meninggal saat berada di rumah saudaranya di Kulon Progo pada Minggu, 30 Juli 2017,” kata Mukhotip kepada sejumlah media,” Minggu 30 Juli 2017.

Mukhotip mengatakan, calon haji yang gagal berangkat tersebut memang telah memiliki penyakit paru- paru sejak lama. Berbagai upaya pengobatan pun telah ditempuh oleh keluarga agar bisa menjalankan rukun islam yang kelima.

“Tidak henti- hentinya kita menghimbau kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan. Menjaga kebugaran tubuh dan fisik,” ungkap Mukhotip.

Kesehatan tubuh perlu dijaga karena saat ini suhu tunggu yang mencapai 45-50 derajat celcius tengah melanda Arab Saudi. Sehingga untuk menghadapi hal tersebut pihak kantor kementerian agama Gunungkidul meminta para calon jemaah haji untuk mempersiapkan diri.

“Langkah yang akan kita berikan sesuai dengan SOP, salah satunya pemakaian masker basah untuk mengurangi panasnya suhu ketika berada di tanah suci,” bebernya.

Kemenag Gunungkidul akan menugaskan lima petugas yang akan mengawal jemaah di Tanah Suci. Terdapat dua petugas khusus sebagai ketua kelompok.

“Tiga orang merupakan seorang dokter dan dua orang perawat yang akan memberikan pelayanan kesehatan bagi para jemaah,” pungkasnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar