Prajurit Infanteri TNI AD Serbu Gunungkidul

oleh -
Prajurit TNI AD lakukan tonting di Gunungkidul. Foto: Atmaja.
iklan dispar
Prajurit TNI AD lakukan tonting di Gunungkidul. Foto: Atmaja.
Prajurit TNI AD lakukan tonting di Gunungkidul. Foto: Atmaja.

PALIYAN, (KH) — Dalam rangka mendukung kesiapan operasional satuan dan keberhasilan serbuan teritorial TNI AD, kesatuan infanteri melaksanakan gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan semangat juang dan solidaritas serta profesionalisme keprajuritan.

Pleton beranting (Tonting) yang dimulai dari Jogjakarta, dan Gunungkidul menjadi salah satu tempat gerak jalan pada hari ini. Adapun empat kecamatan di Gunungkidul yang menjadi menjadi rute Tonting tahun 2014 adalah Panggang, Paliyan, Tepus dan Wonosari .

“Kami memilih empat kecamatan yang sebagian besar berada di pesisir selatan Gunungkidul, agar masyarakat dapat menyatu dengan TNI,” kata Jarwanto, anggota Kodim 0730 Gunungkidul yang juga sebagai penyelenggara upacara serah terima Tonting.

Kegiatan Tonting tersebut diikuti oleh Batalion Kodam, Kostrad dan Kopassus se-Pulau Jawa. Sambil bernyanyi Tonting yang dilakukan oleh Pleton Yudha Wastu Pramuka Jaya IX penuh semangat sesampainya di halaman SD Sanjaya Giring.

Jarwanto menjelaskan, prajurit Yudha Wastu Pramuka Jaya IX 403 melakukan gerak jalan dari Panggang menuju ke Padukuhan Pengos Giring Paliyan yang berjarak kurang lebih 20 kilometer. Dengan formasi yang tidak berubah, prajurit tidak diperbolehkan untuk berhenti kecuali pada titik-tik tertentu untuk beristirahat selama 15 menit.

Sesampainya di Pengos Giring, tepatnya di SD Sanjaya Giring,  prajurit menyerahkan beberapa benda dan senjata. Terdapat 2 senjata LE dengan sangkur terhunus, 2 tabung amanat panglima besar Jendral Sudirman dan Ikrar Prajurit Infranteri, dan 2 bendera lambang infanteri dan lambang Kodam IV Diponegoro.

Selanjutnya tonting tersebut melanjutkan perjalanan menuju SD Tepus 1. “Pada hari Jum’at akan dilanjutkan perjalanan yang finish di Alun-alun Wonosari yang merupakan puncak hari jadi Infanteri,” ujar Jarwanto. (Atmaja).

Komentar

Komentar